Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Pramono Percepat Digitalisasi Pajak demi Dongkrak Pendapatan Jakarta

📅 Kamis, 18 Des 2025, 20:50 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Percepat Digitalisasi Pajak demi Dongkrak Pendapatan Jakarta Doc: Pemprov DKI Jakarta

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri peluncuran Modul Penerimaan Daerah (MPD) yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Peluncuran ini menandai langkah lanjutan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mempercepat transformasi digital pengelolaan keuangan daerah.

Gubernur Pramono menyambut positif kehadiran MPD sebagai inovasi strategis hasil kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, sistem ini dirancang untuk memperkuat pengelolaan penerimaan daerah, khususnya sektor pajak, agar lebih efisien, transparan, dan terintegrasi.

Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa MPD bukan sekadar aplikasi baru, melainkan bagian penting dari ekosistem digital pendapatan daerah. Ia menyebut, Bapenda DKI Jakarta sebelumnya telah memiliki instrumen seperti e-Trapt dan Mobile Pajak Online Jakarta yang kini dilengkapi dengan kehadiran MPD.

"Hari ini Pemprov DKI Jakarta melalui Bapenda meluncurkan Modul Penerimaan Daerah yang akan melengkapi instrumen perpajakan yang sudah ada. MPD ini merupakan tindak lanjut dari Modul Penerimaan Nasional yang diinisiasi oleh pemerintah pusat," ujar Pramono.

Ia menjelaskan, penerapan sistem digital yang terintegrasi menjadi kunci untuk mengoptimalkan penerimaan daerah sekaligus mempermudah wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Digitalisasi dinilai mampu memangkas proses birokrasi yang panjang dan meningkatkan akurasi pencatatan transaksi.

Pramono optimistis, kehadiran MPD akan berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan pajak Jakarta. Dengan sistem yang saling terhubung, potensi kebocoran dapat ditekan dan proses pengawasan menjadi lebih efektif.

"Dengan MPD, instrumen perpajakan Jakarta semakin lengkap dan terintegrasi. Mudah-mudahan penerimaan pajak Jakarta bisa terus meningkat," tegasnya.

Pada tahun anggaran 2025, struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DKI Jakarta masih sangat bergantung pada pendapatan daerah, terutama pajak daerah. Oleh karena itu, penguatan sistem pengelolaan pajak dinilai menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Gubernur Pramono menekankan bahwa keberlanjutan pembangunan Jakarta sangat ditentukan oleh stabilitas penerimaan daerah. Tanpa pengelolaan pajak yang modern dan akuntabel, target pembangunan jangka menengah dan panjang akan sulit tercapai.

MPD dirancang sebagai sistem terintegrasi yang mengelola berbagai proses penting dalam penerimaan pajak daerah. Sistem ini mencakup pengelolaan data tagihan, pencatatan transaksi pembayaran melalui bank persepsi dan lembaga persepsi lainnya, hingga rekonsiliasi dan pelaporan penerimaan.

Selain itu, MPD juga berfungsi sebagai dashboard analisis pendapatan daerah. Melalui fitur ini, pemerintah daerah dapat memantau kinerja penerimaan pajak secara real time dan menjadikannya dasar dalam pengambilan kebijakan berbasis data.

"Hari ini, Modul Penerimaan Daerah hadir untuk melengkapi ekosistem digital pendapatan di Kota Jakarta," imbuh Pramono.

Ia meyakini, sistem terintegrasi ini akan meningkatkan efisiensi kerja aparatur, transparansi pengelolaan keuangan, serta akurasi data penerimaan pajak dan retribusi daerah. Dengan data yang lebih presisi, proses perencanaan dan evaluasi kebijakan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Gubernur Pramono juga berharap MPD dapat mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak. Menurutnya, kemudahan akses dan transparansi proses pembayaran akan membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Percepatan Program Irigasi ...
Olahraga
Laga Uji Coba:  Swedia Dipa...
Olahraga
Liverpool Resmi Tunjuk Ando...
Olahraga
Jacob Roulstone Gantikan Ma...

Musim Panas Waspada Api, Kebakaran Nagan Raya Terus Meluas

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Musim Panas Waspada Api, Ke...

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.