Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Madiun Gelar Lomba Cipta Kreasi Jajanan Khas untuk Tingkatkan Keterampilan UMKM

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 23:40 WIB | Oleh:
Pemkot Madiun Gelar Lomba Cipta Kreasi Jajanan Khas untuk Tingkatkan Keterampilan UMKM Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Tim TP PKK Kelurahan Pilangbango dengan produk olahan Dodol Asam Jawa Bango Asri yang berhasil menjadi juara 2 dalam lomba Cipta Kreasi Jajan Khas tahun 2026 Kota Madiun. Pemkot Madiun menggelar lomba Cipta Kreasi Jajan Khas untuk memfasilitasi UMKM di tiap kelurahan naik kelas dan memiliki produk khas.

MADIUN, JAWA TIMUR - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur memfasilitasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bidang kuliner di wilayahnya untuk naik kelas dengan menggelar lomba Cipta Kreasi Jajan Khas tahun 2026.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Madiun, Rabu (24/6) mengatakan lomba yang diselenggarakan dalam rangka peringatan ke-108 Hari Jadi Kota Madiun tersebut diikuti sebanyak 54 tim yang terdiri dari TP PKK Kelurahan dan pelaku UMKM.

"Kenapa saya bersikeras agenda ini untuk diadakan? Pertama untuk mendorong UMKM harus upgrade skill. Kalau tidak dipaksa, nanti jualannya akan ala kadarnya. Kedua, wisata Kota Madiun harus naik kelas termasuk seluruh UMKM-nya. Setelah kita fasilitasi, ternyata masyarakat bisa," ujar Bagus.

Menurutnya, masyarakat Kota Madiun, terutama UMKM dan PKK Kelurahan, sebenarnya kaya akan ide dan inovasi luar biasa. Hal itu terlihat pada gelaran Cipta Kreasi Jajan Khas yang berhasil melahirkan produk jajanan yang enak, unik, dan bernilai ekonomis.

"Ini tentu aset luar biasa. Tinggal bagaimana ke depan aset-aset tersebut mempunyai standar jual di tempat wisata. Produk para pemenang gelaran ini akan kita patenkan. Mereka juga akan mendapatkan pelatihan khusus dengan menggandeng owner yang dinilai sudah berhasil. Hal itu penting agar memenuhi standar selera pasar," katanya.

Dalam gelaran Cipta Kreasi Jajan Khas tersebut, jajan King Peanut Madiun hasil kreasi UMKM Kelurahan Banjarejo berhasil keluar sebagai juara 1. Wujud baru jajanan berbahan sambal pecel juga madumongso itu berhasil mengemas nilai 285,2.

"Nama jajanannya King Peanut Madiun. Kita ada dua varian yakni, pecelnut dan mongsonut," kata Ketua Tim UMKM Kelurahan Banjarejo Friska Dwi.

Adapun, bahannya dibuat dari tepung singkong kemudian dipadukan dengan sambal pecel untuk pecelnut dan madumongso untuk varian mongsonut. Produk tersebut memenuhi kriteria lomba mulai dari keaslian, kreativitas, deskripsi produk, pemanfaatan bahan lokal, penyajian, hingga cita rasa.

King Peanut Madiun bahkan sudah dikemas dengan menarik layaknya makanan oleh-oleh khas Kota Madiun yang terkenal dengan sambak pecel dan madumongso.

Juara 2 ada produk Dodol Asam Jawa Bango Asri dari tim TP PKK Kelurahan Pilangbango dengan nilai total 282,9 dan juara 3 ada Suluh Kembang Kates produk khas UMKM Lentera 03 Kelurahan Oro-Oro Ombo dengan nilai 282,3. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.