Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Bapakmu Kiper” Angkat Budaya Tarkam Lewat Film Olahraga Akan Tayang 2026

📅 Rabu, 17 Des 2025, 16:45 WIB | Oleh:
“Bapakmu Kiper” Angkat Budaya Tarkam Lewat Film Olahraga Akan Tayang 2026 Doc: ANTARA/HO-ESI
Ket. Para pembuat dan pemeran film "Bapakmu Kiper".

JAKARTA - Entelekey Sinema Indonesia (ESI) resmi mengumumkan proyek film perdana berjudul “Bapakmu Kiper”, sebuah film komedi olahraga yang mengangkat budaya sepak bola tarkam atau pertandingan antarkampung yang lekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Film yang disutradarai Ody C. Harahap dengan naskah ditulis oleh Titien Wattimena dan Aaron Hart bersama tim Katatinut itu akan segera memasuki proses syuting dan dijadwalkan tayang di bioskop pada 2026.

Sejumlah aktor terlibat dalam film ini, di antaranya Ali Fikry, Fedi Nuril, Tanta Ginting, Augie Fantinus, dan Neysa Chandria.

Pemeran utama Fedi Nuril menilai film ini menghadirkan tema yang jarang diangkat dalam perfilman Indonesia.

“Banyak film tentang sepak bola profesional, tapi cerita soal tarkam jarang sekali muncul. Itu yang membuat saya tertarik. Ceritanya lucu, hangat, dan dekat dengan banyak keluarga Indonesia,” kata Fedi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (17/12).

Sementara itu, Sutradara Ody C. Harahap menyebut film ini menjadi pengalaman pertamanya menggarap genre olahraga.

Menurut dia, dunia tarkam menyimpan dinamika persaingan, solidaritas, serta momen-momen komedi yang kuat untuk dihadirkan ke layar lebar.

"Dunia tarkam itu punya banyak hal menarik untuk diangkat ke layar lebar, dari dinamika pemain, persaingan sengit di lapangan, sampai momen lucu yang akrab dengan kehidupan kampung," ujar Ody.

Diketahui, "Bapakmu Kiper" mengisahkan Ronaldhino Sujatmiko alias Dino (18), remaja yang menyimpan kemarahan pada ayahnya, Warto (39), seorang tukang ikan sekaligus mantan jago tarkam yang lebih dikenal sebagai penjudi bola.

Dino meyakini kematian ibunya disebabkan oleh sang ayah, sehingga ia tumbuh tanpa harapan besar terhadap keluarganya.

Kesempatan Dino keluar dari kehidupan kampung muncul melalui Tarkam Super Cup, ajang terakhir pencarian bakat sebelum peluang menuju liga profesional tertutup.

Konflik memuncak ketika tim andalannya direbut pihak lain menjelang final, memaksa Warto membentuk tim baru berisi para pemain senior dengan segala keterbatasan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pole Position Balapan F1 Monako Milik Kimi Antonelli

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pole Position Balapan F1 Mo...

Ponpes Al Falah Kediri Siap Jadi Tuan Rumah Munas PBNU

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ponpes Al Falah Kediri Siap...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Selatan Gr...
Daerah
Pemkot Banjarmasin Tangani ...
Ekonomi
IHSG Melemah, Pakar Minta O...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.