Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tosan Aji sebagai Warisan Budaya, Sleman Dorong Pelestarian dan Regenerasi Empu

📅 Senin, 15 Des 2025, 11:30 WIB | Oleh:
Tosan Aji sebagai Warisan Budaya, Sleman Dorong Pelestarian dan Regenerasi Empu Doc: Dok. Pemkab Sleman

SLEMAN - Keberadaan tosan aji sebagai warisan budaya Jawa dinilai memiliki nilai sejarah, filosofi, sekaligus identitas kultural yang perlu terus dijaga keberlanjutannya. Di Kabupaten Sleman, pelestarian tosan aji tidak hanya dimaknai sebagai upaya menjaga benda pusaka, tetapi juga merawat pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang menyertainya agar tetap hidup di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rangkaian kegiatan Perkumpulan Tosan Aji Lar Gangsir yang digelar di Pendopo Parasamya, Sabtu (13/12). Pada kesempatan itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya juga meninjau pameran tosan aji yang melibatkan Lar Gangsir serta sejumlah paguyuban tosan aji dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menekankan pentingnya peran komunitas dalam menjaga eksistensi tosan aji sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. Ia mendorong agar berbagai program pelestarian terus dikembangkan secara berkelanjutan, sekaligus menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan.

“Saya harap kedepan Lar Gangsir menjadi perkumpulan tosan aji yang memiliki kontribusi besar dalam upaya melestarikan tosan aji khususnya di Sleman dan DIY. Pemkab Sleman siap mendukung demi keberlangsungan budaya tosan aji,” ujar Harda.

Ketua Perkumpulan Tosan Aji Lar Gangsir, Hedi Hariyanto, menjelaskan bahwa organisasi yang berdiri sejak 2019 tersebut telah menjalankan beragam program pelestarian dan pengembangan budaya tosan aji melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

“Kami mengupayakan berbagai program untuk pelestarian, pengembangan dan pemajuan budaya tosan aji. Banyak program kami yang berfokus pada keberlangsungan produksi tosan aji,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberlanjutan budaya tosan aji juga diharapkan mampu melahirkan generasi empu keris baru yang memiliki kreativitas dan ciri khas masing-masing, seiring perkembangan zaman.

“Kami terus mengupayakan karya tosan aji baru dengan kreasi dan kreatifitas masing masing empu. Semoga program kami terus bergulir dan berkelanjutan demi lestarinya budaya tosan aji,” pungkas Hedi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

10 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...
Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.