Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Hattrick Juara P3DN, Belanja Produk Lokal Tiga Tahun Berturut-turut

📅 Senin, 15 Des 2025, 20:10 WIB | Oleh:

"Bahkan dalam senyap, hingga menghasilkan prestasi yang membanggakan," lanjut Ratu.

Ratu menekankan bahwa P3DN bukan sekadar kewajiban administratif. Program ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap produk karya anak bangsa.

Menurutnya, belanja produk lokal memiliki efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi. UMKM dan industri dalam negeri menjadi pihak yang paling merasakan manfaatnya.

"Ini bukan sekadar soal kepatuhan, melainkan bentuk keberpihakan kita untuk memajukan UMKM serta industri dalam negeri," pungkasnya.

Penghargaan P3DN ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh OPD dan UKPD di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Realisasi belanja produk dalam negeri ditargetkan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pemprov DKI Jakarta menilai P3DN sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi. Penguatan belanja lokal menjadi bagian dari kebijakan pembangunan berkelanjutan.

Upaya mendorong penggunaan produk dalam negeri juga sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global. Kemandirian ekonomi menjadi fondasi penting dalam menghadapi persaingan global.

Pemprov DKI berupaya memastikan bahwa transformasi menuju kota global tidak mengabaikan potensi lokal. Justru, kekuatan industri dan UMKM dalam negeri dijadikan tulang punggung pembangunan.

Dengan mempertahankan peringkat pertama P3DN selama tiga tahun berturut-turut, Pemprov DKI menunjukkan konsistensi kebijakan. Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Jakarta sebagai daerah dengan komitmen tinggi terhadap industri nasional.

Ke depan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen terus memperkuat sinergi antar perangkat daerah. Konsistensi tersebut diharapkan mampu menjaga tren positif penggunaan produk dalam negeri.

Penghargaan ini juga menjadi sinyal kuat bagi pelaku usaha lokal. Pemerintah daerah membuka ruang luas bagi produk dalam negeri untuk bersaing di pengadaan pemerintah.

Melalui P3DN, Pemprov DKI Jakarta menempatkan belanja pemerintah sebagai instrumen strategis penggerak ekonomi. Kebijakan ini diyakini mampu menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjungan.

Dengan capaian ini, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya mencetak prestasi administratif. Lebih dari itu, Jakarta menegaskan perannya sebagai lokomotif ekonomi nasional berbasis kekuatan lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Ribuan Wisatawan Kunjungi K...

Dua Lansia Terluka dalam Kebakaran Rumah di Setiabudi

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Dua Lansia Terluka dalam Ke...
Megapolitan
Wilayah Barat dan Timur Bog...

BBM Mahal, Warga Tangerang Hijrah ke Pertalite

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
BBM Mahal, Warga Tangerang ...

Bandit yang Memalak di Jakarta Pusat Diringkus

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bandit yang Memalak di Jaka...
Luar Negeri
Warga Russia Dibatasi dalam...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.