Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI Bentuk KPPI untuk Kawal Isu Perempuan dan Anak

📅 Senin, 03 Agu 2026, 17:40 WIB | Oleh:
DPRD DKI Bentuk KPPI untuk Kawal Isu Perempuan dan Anak Doc: DPRD DKI Jakarta
Ket. DPRD DKI Jakarta mulai membentuk kepengurusan Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia (KPPI) DKI Jakarta sebagai langkah memperkuat kolaborasi anggota legislatif perempuan dalam mengawal berbagai kebijakan yang berkaitan dengan perempuan dan anak.

JAKARTA - DPRD DKI Jakarta mulai membentuk kepengurusan Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia (KPPI) DKI Jakarta sebagai langkah memperkuat kolaborasi anggota legislatif perempuan dalam mengawal berbagai kebijakan yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Kehadiran kaukus ini diharapkan mampu memperbesar sinergi lintas fraksi sehingga berbagai aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan secara lebih efektif di parlemen.

Pembentukan KPPI DKI Jakarta dibahas dalam pertemuan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Senin (3/8). Kaukus tersebut menjadi tindak lanjut dari keberadaan KPPI di tingkat pusat yang telah lebih dulu dibentuk di DPR RI sebagai wadah kolaborasi anggota legislatif perempuan.

Menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, KPPI akan menjadi ruang bersama bagi seluruh anggota DPRD perempuan tanpa memandang latar belakang fraksi politik. Melalui wadah tersebut, komunikasi dan koordinasi diharapkan semakin kuat dalam mengawal berbagai isu strategis yang menyangkut kepentingan perempuan, anak, serta kelompok rentan lainnya.

"Mengadvokasi dan bersama masyarakat mengawal isu-isu yang ada," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

Selama ini, anggota DPRD perempuan telah menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan melalui partai politik maupun fraksi masing-masing. Dengan adanya KPPI, seluruh anggota dewan perempuan memiliki ruang kolaborasi yang lebih luas untuk menyatukan gagasan dan memperkuat perjuangan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Pembentukan kepengurusan KPPI DKI Jakarta juga dinilai tidak mengalami kendala karena seluruh anggota DPRD perempuan menyambut positif inisiatif tersebut. Sebanyak 26 anggota DPRD DKI Jakarta perempuan akan menjadi bagian dari kaukus dan bersama-sama menjalankan berbagai program sesuai tujuan organisasi.

Mekanisme kepengurusan KPPI DKI Jakarta akan mengacu pada ketentuan yang berlaku di tingkat DPRD dengan tetap memperhatikan struktur organisasi KPPI nasional. Penentuan pimpinan kaukus nantinya mempertimbangkan mandat dari masing-masing fraksi sekaligus hasil kesepakatan seluruh anggota DPRD perempuan agar kepengurusan dapat berjalan secara inklusif.

Keberadaan KPPI DKI Jakarta juga memiliki ruang lingkup yang berbeda dibandingkan organisasi perempuan politik lainnya. Kaukus ini secara khusus menjadi forum resmi bagi anggota DPRD perempuan lintas fraksi untuk membangun kerja sama dalam merumuskan program, memperjuangkan kepentingan perempuan dan anak, serta memperkuat pengawasan terhadap berbagai kebijakan publik yang berdampak langsung pada masyarakat.

Dengan terbentuknya KPPI DKI Jakarta, DPRD berharap sinergi lintas fraksi semakin kuat dalam melahirkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu memperluas partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi sehingga proses pengambilan kebijakan dapat berlangsung lebih inklusif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Daerah
Tumpukan Sampah di Gowa Mak...
Olahraga
Indonesia Lolos ke Semifina...
Ekonomi
Bea Cukai Sita Barang Impor...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.