Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menbud Perkirakan 70 Situs Budaya di Sumatera Terdampak Bencana

📅 Senin, 15 Des 2025, 08:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menbud Perkirakan 70 Situs Budaya di Sumatera Terdampak Bencana Doc: ANTARA
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon (dua kiri) saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Minggu (14/12/2025).

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan pemerintah tengah melakukan pendataan terhadap cagar budaya dan museum yang mengalami kerusakan akibat bencana alam di sejumlah wilayah Pulau Sumatra sejak akhir November 2025.

Pendataan tersebut dilakukan sebagai dasar penyusunan langkah rehabilitasi dan perlindungan warisan budaya nasional.

“Pada tahap awal kami mencatat sekitar 43 cagar budaya dan museum yang terdampak. Namun jumlah itu terus bertambah dan saat ini diperkirakan mencapai sekitar 70 lokasi,” kata Fadli Zon di Jakarta, Minggu.

Ia menjelaskan objek yang terdampak mencakup cagar budaya tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional, termasuk masjid, gereja, makam bersejarah, serta museum.

Kementerian Kebudayaan telah menyiapkan anggaran untuk melakukan intervensi awal berupa pembersihan dan perbaikan ringan setelah masa tanggap darurat bencana berakhir.

Selain fokus pada pemulihan fisik bangunan, Kementerian Kebudayaan juga memberikan perhatian pada pelaku budaya dan juru pelihara cagar budaya yang terdampak.


Menbud Fadli Zon menyebut pihaknya turut menggalang bantuan kemanusiaan yang mencapai sekitar Rp1,5 miliar untuk kebutuhan dasar seperti makanan dan pakaian.

“Cagar budaya bukan hanya bangunan, tetapi bagian dari identitas dan memori sejarah masyarakat. Karena itu pemulihannya menjadi bagian penting dari proses rehabilitasi pascabencana,” ujarnya.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga menekankan pentingnya asesmen cepat dan terukur terhadap cagar budaya yang terdampak banjir dan longsor di Sumatra.

Ia menyebut, upaya ini krusial agar pemulihan situs budaya berjalan tepat sasaran dan terkoordinasi lintas pihak.

Proses rehabilitasi akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek konservasi agar nilai historis dan keaslian cagar budaya tetap terjaga.

Pemerintah pusat juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan komunitas setempat dalam proses pemulihan tersebut.

Fadli Zon menambahkan, perlindungan cagar budaya di wilayah rawan bencana menjadi perhatian jangka panjang Kementerian Kebudayaan.

"Termasuk melalui penguatan mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan agar dampak kerusakan dapat diminimalkan di masa mendatang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Jakarta Model Percontohan Pelayanan Terpadu

58 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.