Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasukan Kamboja Berhasil Menghancurkan Satu Tank VT-4 Baru Thailand

📅 Minggu, 14 Des 2025, 15:49 WIB | Oleh:
Pasukan Kamboja Berhasil Menghancurkan Satu Tank VT-4 Baru Thailand Doc: Istimewa
Ket. VT-4 memberikan Angkatan Darat Thailand keunggulan yang berbeda dalam pertempuran perbatasan. Sebaliknya, pasukan Kamboja mengandalkan tank tempur utama T-54 Soviet era Perang Dingin yang sudah tua, yang masa pakainya dimulai sejak akhir tahun 1940-an.

PHNOM PENH - Sebuah tank tempur utama VT-4 Angkatan Darat Kerajaan Thailand mengalami kerusakan serius selama bentrokan dengan pasukan Kamboja, setelah kendaraan tersebut melakukan misi penembakan langsung terhadap posisi Kamboja di wilayah perbatasan yang disengketakan. Meriam utama 125mm tank tersebut dilaporkan pecah, menyebabkan larasnya hancur, dan sistem penargetan terkait pengendalian tembakan tank serta sistem peringatan lasernya juga dilaporkan rusak. Laporan menunjukkan bahwa awak tank selamat tanpa cedera. 

Dari Military Watch, pasukan Thailand pada 10 Desember meluncurkan Operasi Sattawa yang bertujuan untuk merebut sejumlah wilayah di Kamboja utara, dengan VT-4 menjadi salah satu aset yang dikerahkan yang telah memberikan Angkatan Darat Thailand keunggulan yang berbeda dalam pertempuran perbatasan. Sebaliknya, pasukan Kamboja mengandalkan varian tank tempur utama T-54 Soviet era Perang Dingin yang sudah tua, yang masa pakainya dimulai sejak akhir tahun 1940-an.

Angkatan Darat Kerajaan Thailand adalah operator pertama VT-4, yang dikembangkan di Tiongkok khusus untuk ekspor. Kemampuan tank ini pertama kali diperlihatkan kepada Angkatan Darat Thailand pada Januari 2018, dengan komandan di Pusat Kavaleri Angkatan Darat Kerajaan Thailand  mengumumkan kepada pers kepuasannya terhadap kendaraan tersebut, menyebutnya sebagai platform canggih kelas dunia dengan informatisasi, kemampuan manuver, dan daya tembak yang sangat baik. 

Pada saat itu, Kepala Angkatan Darat Thailand, Jenderal Chalermchai Sitthisart, mengungkapkan bahwa Tiongkok dan Thailand akan bersama-sama membangun pusat perbaikan dan pemeliharaan untuk VT-4 guna melayani platform tersebut. Terlepas dari atribut kinerjanya yang mengesankan, varian VT-4 yang digunakan di Thailand tidak memiliki sistem perlindungan aktif GL-5 yang lebih baru yang baru-baru ini diintegrasikan ke dalam kendaraan dari batch produksi yang lebih baru. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Daerah
Pemkot Bandung Selidiki Kas...
Megapolitan
Pemprov DKI Terus Buka Ruan...
Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.