Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taman Nasional Berbak dan Sembilang Musnahkan 98,8 Hektare Sawit Ilegal di Dalam Kawasan

📅 Sabtu, 13 Des 2025, 16:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Taman Nasional Berbak dan Sembilang Musnahkan 98,8 Hektare Sawit Ilegal di Dalam Kawasan Doc: ANTARA
Ket. Petugas gabungan sedang melakukan pemusnahan 98,8 hHektare pohon kelapa sawit dengan cara dicabut di dalam kawasan TNBS, (10/12/2025).

KOTA JAMBI – Balai Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS) patroli gabungan dengan memusnahkan 98,8 hektare tanaman kelapa sawit ilegal di dalam kawasan Taman Nasional Berbak.

"Pengendalian perambahan untuk menjaga ekosistem gambut. Penertiban dilakukan sebagai langkah pengendalian perambahan dan upaya menjaga keberlanjutanfungsi ekologis kawasan Taman Nasional Berbak," kata Kepala TNBS, Yunaidi, melalui rilis di Jambi, Sabtu (13/12).

Ia menjelaskan operasi itu berlangsung pada 4–10 Desember 2025 dan menjadi bagian dari langkah strategis pengendalian perambahan di ekosistem rawa gambut yang dilindungi.

Kegiatan dilaksanakan di Resor Sungai Rambut, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I, secara administratif terletak di Dusun Sungai Palas, Desa Rantau Rasau, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Kawasan tersebut diketahui telah mengalami perambahan dan penanaman kelapa sawit oleh oknum masyarakat dalam dua tahun terakhir.

Kegiatan penertiban melibatkan 51 personel gabungan dari enam unsur instansi. Tim terdiri dari Balai TNBS, BalaiGakkumhut Wilayah Sumatera, Polri, TNI, unsur pemerintah kecamatan dan desa, serta Masyarakat Mitra Polhut. 

Kolaborasi lintas sektoral ini dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan efektif, aman, dan sesuai dengan standar pengamanan kawasan konservasi.

Petugas menggunakan gergaji mesin, parang, dodos, dan racun tanaman untuk memusnahkan tanaman kelapa sawit ilegal yang telah berusia antara satu hingga dua tahun. Dari hasil operasi, tim berhasil melakukan pemusnahan pada area seluas lebih kurang 98,8 hektare.

Yunaidi menegaskan, tempat penertiban berbeda dari lokasi yang sedang diproses hukum. Balai TNBS menegaskan, lokasi penertiban ini merupakan area yang terpisah dari titik perambahan yang saat ini sedang menjadi objek penanganan perkara Tindak pidana kehutanan dengan dua tersangka.

Klarifikasi ini disampaikan untuk memastikan informasi publik tetap akurat dan tidak menimbulkan persepsi bahwa penertiban tersebut terkait langsung dengan proses hukum yang masih berjalan.

Taman Nasional Berbak merupakan salah satu kawasan rawa gambut terpenting di Sumatera dan menjadi habitat beragam satwa liar, termasuk spesies yang dilindungi.

Perambahan dan pembukaan lahan untuk tanaman perkebunan, termasuk sawit ilegal, berpotensi merusak struktur ekosistem danmeningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Upaya Berkelanjutan Pengamanan KawasanOperasi ini merupakan bagian dari agenda rutin pengamanan kawasan yang dilakukan Balai TNBS, ditujukan untuk menekan angka perambahan, menjaga fungsi hidrologi gambut, melindungi keanekaragaman hayati, dan memperkuat pengawasan berbasis patroli terpadu bersama masyarakat.

Balai TNBS menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk memastikan kawasan konservasi tetap terjaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Empat Pekerja Tambang Nikel di Konawe Utara Tewas Tertimbun Longsor

9 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Empat Pekerja Tambang Nikel...
Olahraga
Indonesia Masih Tanpa Emas,...
Olahraga
Isack Hadjar Perpanjang Kon...
Luar Negeri
Presiden Argentina Javier M...
Ekonomi
Disparitas Harga Buka Celah...
Ekonomi
Perizinan Ruwet, Potensi Ek...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.