Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Jayapura-Gapai Sasar Ibu Hamil dan Balita melalui Program PMT

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 22:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Jayapura-Gapai Sasar Ibu Hamil dan Balita melalui Program PMT Doc: ANTARA
Ket. Foto bersama antara Dinkes Kabupaten Jayapura dengan Yayasan Gapai, UNICEF dan Pemerintah Republik Rakyat China usai melakukan diskusi bertempat Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Papua,Rabu (13/8).

JAYAPURA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura bersama Yayasan Gapai Harapan Papua menyasar ibu hamil dan balita melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT)  sebagai upaya memperbaiki gizi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Anton Tony Mote, di Jayapura, Papua, Kamis (14/8), mengatakan angka kematian ibu hamil masih tinggi di Kabupaten Jayapura untuk itu program tersebut merupakan langkah yang tepat.

"Kami sangat dukung penuh terhadap program PMT dan makanan bergizi (MBG) sebagai langkah strategis menekan angka kematian ibu dan stunting," katanya.

Menurut Anton, pihaknya berharap melalui pemodelan ini program PMT dapat tepat sasaran, berkualitas, dan berkelanjutan, sehingga kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang balita di daerah tersebut semakin terjaga.

“Kami optimistis dapat menurunkan angka stunting melalui kolaborasi yang dilakukan selain dari pihak Yayasan Gapai Harapan Papua, namun juga dengan dukungan UNICEF dan Pemerintah Republik Rakyat China," ujarnya.

Sementara itu Manager Program Gizi Yayasan Gapai Harapan Papua, Savira Ulia mengatakan dalam menjalankan program PMT pihaknya melibatkan unsur puskesmas di wilayah sasaran intervensi, PKK Kabupaten Jayapura, serta perwakilan organisasi perempuan dan tokoh masyarakat.

"Dengan melibatkan unsur tersebut maka kami yakin program tersebut dapat tepat sasaran karena pelaksanaan forum PMT berbasis data, pengalaman lapangan, serta penyusunan rencana perbaikan program sesuai potensi pangan lokal," katanya.

Menurut Savira,  pihaknya akan terus memperkuat komitmen agar meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan makanan bergizi serta layanan gizi esensial bagi kelompok masyarakat rentan, khususnya di Papua.

“Kami mendukung pemerintah dalam mengembangkan dan menguji coba model makanan bergizi terintegrasi. Pemberian makanan tambahan ini menyasar ibu hamil dan anak di bawah lima tahun, dengan memanfaatkan potensi pangan lokal serta memperkuat layanan gizi esensial berbasis masyarakat dan satuan pendidikan,” ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya berharap TP-PKK, kader kesehatan, organisasi perempuan, dan tokoh agama dapat berpartisipasi aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan program sehingga pemodelan PMT berjalan optimal.

Sekadar diketahui, sebelumnya telah dilakukan kegiatan pemodelan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Papua,Rabu (13/8).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.