Tangis Pecah di Bintaro: Alvaro Akhirnya Dimakamkan Setelah 8 Bulan Menghilang
📅 Kamis, 04 Des 2025, 17:32 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
JAKARTA - Prosesi pemakaman Alvaro Kiano Nugroho berlangsung haru di Bintaro, Jakarta Selatan, Kamis sore.
Bocah berusia enam tahun yang hilang selama delapan bulan itu akhirnya dimakamkan setelah tes DNA RS Polri memastikan identitas jasad yang ditemukan di Bogor. Keluarga dan warga mengiringi kepergian Alvaro di tengah kasus yang menyisakan duka mendalam.
Pada Kamis pukul 15.25 WIB, warga melaksanakan shalat jenazah di masjid tersebut. Usai shalat, warga membawa keranda yang berisi jenazah Alvaro untuk dimakamkan.
Warga juga membawa foto kenangan almarhum Alvaro dan batu nisan yang akan dipasang di tempat peristirahatan terakhir itu.
Jenazah Alvaro perlahan diturunkan ke liang lahat dan diwarnai isak tangis dari keluarga serta orang-orang terdekat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Takbir dan doa turut dikumandangkan sebelum akhirnya liang kubur ditutup dengan tanah. Selesainya, keluarga langsung menaburkan dan kembali mendoakan almarhum.
Personel Kepolisian turut mengawal proses pemakaman dari awal hingga akhir di lokasi.
Rumah Sakit Polri Kramat Jati memastikan bahwa kerangka yang ditemukan di Tenjo, Bogor, Jawa Barat, merupakan Alvaro Kiano Nugroho (6).
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal tersebut dipastikan oleh Kepala RS Polri Brigjen Polisi Prima Heru di RS Polri Kramat Jati setelah mencocokkan sampel DNA Alvaro dengan orang tuanya, Arum.
Pihak keluarga sudah meminta agar digalikan lahan makam sejak ditemukannya jasad Alvaro, yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri pada Minggu (23/11).
Petugas makam setempat juga telah menyiapkan lahan kecil berukuran panjang 120 sentimeter (cm) atau seukuran makam anak Kelas 1 SD, sembari menunggu tes DNA dan kelengkapan bagian tubuh korban.
Sebelumnya, jasad Alvaro ditemukan di Sungai Cerewed yang berada di bawah jembatan Cilalay, Kabupaten Bogor, setelah bocah laki-laki itu dikabarkan hilang selama delapan bulan lalu.
Pelaku penculikan dan pembunuhan Alvaro merupakan ayah tirinya sekaligus mantan suami Arum, Alex Iskandar (49). Polisi menemukan Alvaro menangkap Alex pada Rabu (19/11) malam.
Kepolisian menyatakan Alex ditemukan tewas diduga akibat bunuh diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan pada Minggu (23/11) pagi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!