Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Percepat Transformasi Industri Manufaktur Nasional, Manufacturing Indonesia Series 2025 Resmi Dibuka

📅 Kamis, 04 Des 2025, 00:22 WIB | Oleh:
Percepat Transformasi Industri Manufaktur Nasional, Manufacturing Indonesia Series 2025 Resmi Dibuka Doc: istimewa
Ket. Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie tengah mengamati telnologi robotik bersama Ferry Ardiwinata, Sales Director PT Kawan Lama Solution. Dadam Manufacturing Indonesia Series 2025

JAKARTA- Pameran manufaktur atau Manufacturing Indonesia Series 2025 resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada Rabu (3/12) yang akan berlangsung hingga 6 Desember 2025. Memasuki penyelenggaraan ke-36, pameran tersebut menegaskan perannya sebagai platform strategis percepatan transformasi industri manufaktur nasional sekaligus barometer perkembangan teknologi manufaktur di Asia Tenggara.

Mengusung tema “Beyond Challenges: Empowering Indonesia’s Manufacturing Excellence & Resilience,” pameran itu menghadirkan lebih dari 1.000 eksibitor dari 29 negara di area pameran seluas 36.603 meter persegi. Pameran juga mempertemukan seluruh elemen kunci ekosistem manufaktur, mulai dari produsen bahan baku, perancang mesin, penyedia solusi otomasi, pengembang teknologi digital, hingga pakar lingkungan dan sistem mutu industri, dalam satu ruang kolaborasi yang mendorong pertukaran solusi dan penguatan daya saing.

Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie, mengatakan Manufacturing Indonesia Series dirancang sebagai katalis penguatan kinerja industri nasional.

“Manufacturing Indonesia Series kami rancang sebagai platform untuk mendorong peningkatan kinerja industri, mulai dari optimalisasi proses produksi, percepatan adopsi teknologi, hingga penguatan praktik manufaktur berkelanjutan,” kata Meysia.

Tingginya partisipasi pelaku industri nasional tahun ini mencerminkan semangat transformasi serta kesiapan manufaktur Indonesia untuk terus tumbuh dan memperkuat daya saing di tingkat regional maupun global.

Optimisme tersebut selaras dengan kinerja sektor manufaktur yang terus menguat. Pada kuartal III 2025, sektor manufaktur mencatat pertumbuhan 5,58 persen (yoy) dan berkontribusi 17,39 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Capaian itu menegaskan posisi manufaktur sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, seiring meningkatnya aktivitas produksi untuk memenuhi pasar domestik dan ekspor.

Arah penguatan tersebut didukung oleh kebijakan pemerintah melalui percepatan transformasi industri berbasis teknologi dan inovasi. Kementerian Perindustrian Republik Indonesia terus mendorong implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0 yang telah dijalankan sejak tahun 2018 untuk memperkuat rantai nilai industri, mempeluas inovasi, serta menyiapkan talenta industri masa depan.

Tingkatkan Produktivitas

Berdasarkan laporan dari 29 perusahaan National Lighthouse Industry 4.0, penerapan digitalisasi terbukti mampu meningkatkan produktivitas hingga dua kali lipat, mempercepat waktu produksi hingga 600 persen, serta menekan emisi karbon hingga 190 persen. Data ini mempertegas bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis industri.

Sejalan dengan agenda tersebut, sejumlah perusahaan turut menampilkan berbagai solusi manufaktur berbasis otomasi dan teknologi cerdas. Salah satunya Kawan Lama Solution yang menghadirkan mesin Mazak dengan teknologi MAZATROL Smooth untuk mendukung modernisasi lini produksi.

Solusi itu mengintegrasikan sistem digital yang memungkinkan pemantauan proses produksi secara real-time, peningkatan presisi kerja, dan efisiensi penggunaan sumber daya sebagai fundamental menuju sistem manufaktur yang lebih adaptif dan produktif. 

“Melalui solusi ini, kami ingin mendukung industri dalam meningkatkan efisiensi, presisi, dan fleksibilitas proses produksi. Integrasi teknologi Internet of Things (IoT) dan Artifial Intelligence (AI) memungkinkan sistem manufaktur yang lebih adaptif dan produktif, dan berkelanjutan,” ujar Ferry Ardiwinata, Sales Director PT Kawan Lama Solution.

Tidak hanya berfokus pada teknologi, Manufacturing Indonesia Series 2025 juga menempatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama. Berbagai kompetisi teknis dan pelatihan operasional dihadirkan untuk mengasah keterampilan tenaga kerja, mempekuat budaya keselamatan kerja, serta standar profesional di lingkungan industri.

Aktivasi kompetisi tersebut mencakup Forklift Hero Competition bersama iMOW dari Titan Sarana yang menguji ketangkasan operator forklift, Spinning Top Competition bersama Indonesia Mold & Dies Industry Association (IMDIA) yang menekankan presisi dan kreativitas teknik, serta HSE Championship hasil kolaborasi dengan Kawan Lama Solution dan Synergy Solusi untuk menilai kesiapan tim terhadap standar keselamatan kerja tertinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.