Cegah Banjir, DKI Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca
📅 Rabu, 03 Des 2025, 13:10 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengungkapkan modifikasi cuaca akan kembali dilakukan untuk mengantisipasi prakiraan peningkatan curah hujan di Jakarta.
“Menghadapi cuaca yang mungkin curah hujannya akan meningkat, diperkirakan pada minggu kedua bulan Desember sampai dengan Januari, untuk itu memang harus ada persiapan di lapangan secara dini,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/12).
Selain melakukan modifikasi cuaca, dia juga telah meminta kepada Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta agar menyiapkan pompa air sebagai antisipasi banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pun diminta untuk bersiap menghadapi prakiraan cuaca tersebut.
Lebih lanjut, Pramono mengaku sudah menyetujui dan melakukan penandatanganan penlock untuk penyelesaian normalisasi Kali Ciliwung dan Kali Krukut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, saat ini sudah ada 14 lokasi penlock yang telah disetujui. Ke depannya, dia mengatakan akan menambah titik penlock untuk normalisasi Kali Ciliwung. Namun, dia belum dapat merinci jumlah titik yang akan ditambah.
“Mudah-mudahan, persiapan yang sudah dilakukan sejak dini ini akan membuat Jakarta bisa mengantisipasi. Belajar dari kejadian dimana saja yang sekarang ini memang bukan hanya di Indonesia tetapi di negara-negara lain, bahkan di Eropa pun terjadi banjir yang di luar perkiraan,” ujar Pramono.
Selain banjir, rob atau banjir pesisir juga menjadi ancaman. Hal itu seperti yang terjadi di Jalan RE Martadinata di depan Jakarta International Stadium (JIS), Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Selasa (2/12) siang kemarin.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Banjir rob sempat terjadi jalan tersebut setinggi lima sentimeter (cm) dari pukul 10.05 WIB dan air langsung surut sekitar pukul 12.00 WIB,” kata Kasatgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Utara Vitus Dwi Indarto di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan petugas BPBD Jakarta Utara dan petugas Suku Dinas SDA Jakarta Utara serta personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Papanggo langsung bekerja sama untuk melakukan penanganan banjir.
“Lalu lintas di kawasan tersebut berjalan lancar meski ada genangan air,” kata dia.
Ia mengatakan seluruh petugas BPBD melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang rawan terdampak banjir rob setelah adanya peringatan dini banjir rob oleh BMKG pada 1-8 Desember 2025.
“Kami memastikan seluruh personel melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan jika terjadi banjir,” kata dia.
Sementara itu status tinggi muka air (TMA) Pasar Ikan sekitar pukul 09.30 WIB dengan ketinggian 241 cm (siaga dua).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!