Trump Dikabarkan Berperan dalam Lajunya Proyek Film 'Rush Hour 4'
📅 Rabu, 26 Nov 2025, 03:15 WIB | Oleh: Muhammad Daniel Ramadhan
Doc: Decider
JAKARTA - Film “Rush Hour 4” akhirnya bergerak menuju proses produksi setelah Paramount disebut menyetujui penggarapan sekuel terbaru waralaba laga-komedi tersebut. Menariknya, laporan terbaru menyebut mantan Presiden AS Donald Trump memiliki peran dalam mendorong terealisasinya proyek ini.
Sutradara Brett Ratner, yang menangani tiga film sebelumnya, selama beberapa tahun terakhir kesulitan mendapatkan studio besar sebagai mitra produksi setelah ia mundur dari Hollywood pada masa gerakan #MeToo. Ratner sempat menghadapi sejumlah tuduhan pelanggaran seksual pada 2017 yang menghambat kariernya. Salah satu pelapor, Melanie Kohler, menggugat Ratner atas tuduhan pemerkosaan sebelum keduanya mencapai penyelesaian hukum pada 2018.
Menurut laporan jurnalis Matthew Belloni dari Puck, Trump disebut membantu melobi Larry Ellison, pemegang saham terbesar Paramount Skydance, agar mendukung proyek ini. Kedekatan keduanya dikabarkan turut memberikan pengaruh dalam proses keputusan. Paramount Global sendiri pada awal tahun sempat menyelesaikan sengketa hukum dengan Trump terkait siaran CBS yang dianggap merugikan dirinya.
Setelah mendapat persetujuan, Paramount kini dilaporkan telah menyiapkan pendanaan dan menggandeng Warner Bros sebagai distributor. Warner sebelumnya memegang hak distribusi tiga film “Rush Hour” melalui New Line Cinema.
Kembalinya Ratner ke proyek besar menimbulkan perhatian karena statusnya sejak 2017 masih dikaitkan dengan kontroversi hukum. Meski demikian, ia belum sepenuhnya pasif dalam industri. Ratner diketahui baru menyelesaikan film dokumenter tentang Melania Trump, yang diproduksi Amazon MGM Studios dengan anggaran sekitar 40 juta dolar AS. Film tersebut dijadwalkan tayang pada 30 Januari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Waralaba “Rush Hour” yang dibintangi Jackie Chan dan Chris Tucker pernah menjadi salah satu seri film paling sukses di genre buddy-cop, dengan pendapatan lebih dari 850 juta dolar AS secara global dan popularitas besar di pasar China. Namun, kritik tetap muncul mengenai relevansi sekuel terbaru ini di era perfilman saat ini. Sejumlah pengamat menilai bila pasar benar-benar masih menginginkan film keempat, proyek tersebut mungkin sudah terwujud lebih awal.
Di tengah berbagai pandangan tersebut, produksi “Rush Hour 4” kini menjadi langkah baru bagi Paramount dan membuka babak baru bagi Brett Ratner untuk kembali ke layar lebar melalui waralaba yang pernah melambungkan namanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!