Gunung Karangetang di Sulawesi Utara Berstatus Waspada
📅 Minggu, 23 Nov 2025, 22:35 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Manado - Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karengetang, Yudia P Tatipang berharap warga Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara mewaspadai guguran lava Karengetang.
"Waspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor selatan, tenggara, barat dan barat daya," kata dia di Manado, Minggu.
Dia menyebutkan dalam laporan aktivitas Gunung Karangetang periode Sabtu (22/11), terekam sebanyak satu kali gempa guguran.
Gempa guguran tersebut, terindikasi berupa runtuhnya material vulkanik yang berasal dari kawah utama (selatan).
"Warga diharapkan berhati-hati apabila melalukan aktivitas di sekitar lereng, sungai-sungai atau kali, termasuk warga yang tinggal di sekitar kali," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia juga berharap, warga mengikuti rekomendasi yang dikeluarkan seperti masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1.5 kilometer dari puncak kawah dua (kawah utara) dan kawah utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah barat daya dan selatan sejauh 2.5 kilometer.
Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.
Pada periode tersebut, terekam sebanyak 109 kali, amplitudo 2-50 milimeter, durasi 23-51 detik, tremor harmonik sebanyak 12 kali, amplitudo 4-40 milimeter, durasi 37-91 detik serta tektonik jauh sebanyak tiga kali dengan amplitudo 7-30 milimeter, S-P 10-43 detik selama 43-162 detik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral masih menetapkan status Gunung Karangetang di Pulau Siau ke Level II (Waspada).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!