Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Karangetang Berstatus Waspada

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 23:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Karangetang Berstatus Waspada Doc: Antara

Manado - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berharap warga mematuhi radius bahaya Gunung Karangetang, di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro).

"Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi secara menyeluruh hingga 31 Januari 2026, tingkat aktivitas Gunung Karangetang pada Level II (Waspada) dengan rekomendasi disesuaikan potensi ancaman bahaya terkini," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, kata Lana Saria, dalam laporan evaluasi Gunung Karangetang periode 16-31 Januari 2026 yang diterima di Manado, Minggu.

Pada tingkat aktivitas Level Il (Waspada), masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan beraktivitas dan mendekati area dalam radius 1,5 kilometer dari kawah utama (selatan) dan kawah II (utara), serta 2,5 kilometer pada sektor barat daya dan selatan dari kawah utama.

Masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Selanjutnya, masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang.

Rekomendasi lainnya, masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak terpancing berita bohong tentang erupsi Gunung Karangetang, bahkan senantiasa mengikuti arahan dari BPBD Provinsi Sulawesi Utara dan BPBD Kabupaten Sitaro.

Pemerintah daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos PGA Karangetang di Desa Salili, Kecamatan Siau Tengah, Kabupaten Kepulauan Sitaro atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi - Badan Geologi Bandung.

Pada laporan periode tersebut, Badan Geologi mencatat sebanyak 638 kali gempa embusan, 17 kali tremor harmonik, 77 kali tremor nonharmonik, satu kali gempa hybrid/fase banyak, empat kali gempa vulkanik dangkal, delapan kali gempa vulkanik dalam, satu kali gempa tektonik lokal dan 89 kali gempa tektonik jauh.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro dari Siaga (Level III) menjadi Waspada (Level II) sejak 11 Januari 2025 pukul 18.00 WITA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.