Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putra Mahkota Saudi MBS Minta Trump Tangani Krisis di Sudan

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Putra Mahkota Saudi MBS Minta Trump Tangani Krisis di Sudan Doc: Brendan SMIALOWSKI/AFP
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Rabu (19/11) mengatakan bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menyarankan agar dilakukan "langkah besar" terkait konflik di Sudan.

Trump lantas menegaskan bahwa AS telah mulai bekerja untuk menangani hal tersebut.

“Yang Mulia ingin saya melakukan sesuatu yang sangat berpengaruh terkait Sudan. (Awalnya) saya tidak punya rencana untuk terlibat dalam hal itu,” kata Trump kepada Forum Investasi AS-Saudi.

“Saya pikir itu hanya sesuatu yang gila dan di luar kendali, tetapi saya melihat hal itu tampaknya penting bagi Anda (bin Salman) dan bagi banyak teman Anda di ruangan ini. Oleh karena itu, kami akan mulai menangani Sudan,” ungkap Trump.

Putra mahkota mengangkat masalah tersebut selama pertemuan mereka pada Selasa (18/11),” imbuh Trump.

"Dia berkata, Tuan, Anda berbicara tentang banyak perang, tetapi ada tempat di Bumi yang disebut Sudan, dan sungguh mengerikan apa yang terjadi di sana... Kami (AS) sudah mulai mengatasinya,” kata Trump.

Gencatan Senjata

Amerika Serikat (AS), Rabu (12/11) mendesak pihak-pihak yang bertikai di Sudan untuk segera menyepakati dan melaksanakan gencatan senjata kemanusiaan, setelah jumlah korban sipil dinilai telah mencapai tingkat “malapetaka besar.”

“Amerika Serikat mendesak pihak-pihak yang terlibat dalam konflik di Sudan agar segera menyetujui dan melaksanakan gencatan senjata kemanusiaan yang diusulkan,” tulis Penasihat Senior untuk Urusan Arab dan Afrika, Massad Boulos, melalui platform media sosial X milik pemerintah AS.

Boulos mengatakan jutaan warga sipil kini kekurangan makanan, air, dan perawatan medis. Ia mendesak Angkatan Bersenjata Sudan (SAF) dan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) untuk segera berkomitmen pada gencatan senjata “tanpa manuver politik atau militer yang justru akan menelan lebih banyak korban jiwa.”

“Semua pihak harus menepati komitmennya, menghentikan permusuhan, dan memberikan akses kemanusiaan secara penuh, aman, dan tanpa hambatan,” tulis Boulos, seraya menegaskan bahwa gencatan senjata tersebut seharusnya menjadi “langkah penting menuju dialog berkelanjutan dan perdamaian yang langgeng.”

Seruan itu disampaikan di tengah peringatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa situasi kemanusiaan di Sudan terus memburuk, sementara lembaga-lembaga bantuan melaporkan akses ke wilayah terdampak masih sangat terbatas akibat pertempuran.

Konflik antara militer Sudan dan RSF yang pecah sejak April 2023 telah menewaskan puluhan ribu orang dan membuat jutaan lainnya mengungsi. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sedikitnya 40.000 orang tewas dan 12 juta lainnya kehilangan tempat tinggal akibat perang tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Luar Negeri
India Incar Prancis Gabung ...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.