Ronaldo dan Elon Musk Hadiri Jamuan Makan Malam Trump Bersama Pangeran Saudi
📅 Kamis, 20 Nov 2025, 09:34 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
WASHINGTON, AMERIKA SERIKAT - Bintang sepak bola Portugal, Cristiano Ronaldo, dan pengusaha miliarder Elon Musk menjadi dua dari tamu istimewa dalam jamuan makan malam mewah di Gedung Putih yang digelar Presiden AS Donald Trump untuk menyambut Putra Mahkota Arab Saudi, Rabu (19/11).
Ronaldo, yang kini membela Al Nassr, salah satu klub Liga Saudi yang gencar merekrut pemain bintang meski menghadapi kritik terkait catatan HAM negara tersebut, tampak duduk dekat posisi utama meja makan beberapa detik sebelum Trump dan Pangeran Mohammed bin Salman memasuki ruangan. Kontrak Ronaldo di Al Nassr sendiri akan berakhir musim panas ini.
“Putra saya adalah penggemar berat Ronaldo,” kata Trump dalam pidato pembuka malam itu, seraya mengungkapkan bahwa Barron, 19 tahun, akhirnya bisa bertemu sang megabintang. “Saya rasa sekarang dia sedikit lebih menghormati ayahnya, hanya karena saya memperkenalkan kalian.”
Jamuan itu juga dihadiri Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang kembali tampil di Gedung Putih menjelang Piala Dunia 2026, di mana Amerika Serikat menjadi salah satu tuan rumah. Ronaldo sebelumnya menegaskan bahwa Piala Dunia tahun depan akan menjadi turnamen terakhirnya.
Elon Musk juga hadir dengan pakaian tuksedo dalam acara itu, menandai pulihnya hubungan dengan Trump setelah ketegangan publik beberapa bulan lalu. Pengusaha kelahiran Afrika Selatan tersebut sempat memimpin Departemen Efisiensi Pemerintahan (DOGE) selama lima bulan dan menemani Trump dalam kunjungan ke Arab Saudi pada Mei. Namun hubungan keduanya memburuk setelah Musk mengkritik rancangan anggaran besar Trump dan menyebut nama sang presiden muncul dalam dokumen investigasi terkait mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump sempat merespons dengan ancaman deportasi, tetapi kehadiran Musk malam itu menunjukkan keretakan hubungan tersebut telah mereda. Ia terlihat berbincang dengan para tamu di meja lain, terpisah dari meja utama Trump.
Dalam pidatonya, Trump juga memuji Pangeran Mohammed bin Salman sebagai “sosok pemimpin,” sekaligus kembali membela sang pangeran terkait kasus pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi, pada tahun 2018.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!