Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggota Dewan Minta Komdigi untuk Atasi 382 Desa 'Blankspot' Sinyal Internet di Riau

📅 Kamis, 20 Nov 2025, 18:10 WIB | Oleh:
Anggota Dewan Minta Komdigi untuk Atasi 382 Desa 'Blankspot' Sinyal Internet di Riau Doc: ANTARA/HO-Syahrul Aidi Maazat
Ket. Anggota Komisi I DPR RI Daerah Pemilihan Riau, Syahrial Aidi Maazat saat meninjau sekolah yang mendapatkan bantuan dari Komdigi.

PEKANBARU, RIAU - Anggota Komisi I DPR RI Syahrul Aidi Maazat meminta Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigi) mengatasi wilayah "blankspot" sinyal pada 382 desa/kelurahan di Provinsi Riau.

"Kita dapat data bahwa ada 18.000 titik tugas Kementerian Komdigi secara nasional. Titik itu terdiri dari sekolah, pusat kesehatan masyarakat, kantor desa, dan lainnya. Kita harapkan telah selesai secepatnya." kata Syahrul Aidi di Pekanbaru, Riau, Kamis (20/11).

Dia menekankan agar Komdigi memperhatikan khususnya daerah dengan kategori terdepan, terluar dan terisolir tersebut. Pasalnya saat ini jaringan telekomunikasi telah menjadi kebutuhan prioritas masyarakat.

Karena ini sifatnya kebutuhan, dia mengharapkan pemerintah daerah segera mengusulkan daerahnya ke kementerian. Bahwa masih ada 382 desa/kelurahan di Riau yang jaringan telekomunikasinya lemah dan bahkan tidak ada.

"Itu sekitar 17.86 persen dari seluruh desa/kelurahan yang ada. Selaku perwakilan masyarakat Riau saya berharap persoalan ini cepat teratasi," ujar Syahrul Aidi.

Dia mengatakan hal itu usai melakukan kunjungan kerja melihat program Wifi sekolah yang dikelola oleh Bakti Komdigi. Kunker yang dilaksanakan pada Rabu (19/11) itu digelar di Sekolah Dasar Negeri 195 Kota Pekanbaru.

Inspektur Jendral Komdigi, Arif Tri Hadiyanto dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa program wifi sekolah mewujudkan cita-cita jaringan menjangkau pelosok, khususnya yang di wilayah 3T.

"Saat ini kita sudah menggunakan satelit yang dibangun Komdigi. Sebelumnya masih nyewa dari vendor. Sekarang satu kesatuan untuk efisien. Kita akan mengoptimalkan aset yang kita bangun termanfaatkan oleh masyarakat," terang Arif Tri Hadiyanto.

Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Komdigi dan Bakti yang telah memilih Pekanbaru sebagai penerima wifi gratis untuk sekolah. Kita Pekanbaru mendapat 30 sekolah bantuan wifi gratis dari Bakti telkom.

"Mudah-mudahan kehadiran wifi ini di wilayah pinggir dapat meratakan akses internet seluruh Kota Pekanbaru. Harapan kami agar wilayah pinggir ini dapat dibantu tower agar internet makin bagus," ucap Markarius Anwar. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.