Hubungan Jepang dan Tiongkok Menegang Dampak Ucapan PM Sanae
📅 Senin, 17 Nov 2025, 14:27 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaChina juga tampak ingin menunjukkan kepada publik domestik dan internasional bahwa pendekatan Jepang terhadap China telah memicu ketegangan bilateral dengan membingkai persoalan tersebut sebagai masalah yang disebabkan Tokyo.
China yang dipimpin Partai Komunis dan Taiwan yang demokratis memiliki pemerintah yang berbeda sejak berpisah pada 1949 setelah terjadi perang saudara. Beijing memandang Taiwan sebagai provinsi yang harus dipersatukan kembali, termasuk dengan kekuatan bila diperlukan.
Di bawah undang-undang keamanan Jepang, negara itu dapat menggunakan hak bela diri kolektif jika suatu kondisi dinilai mengancam kelangsungan hidup, meskipun Konstitusi Jepang menolak perang.
Pernyataan Takaichi ditafsirkan sebagai sinyal bahwa pemerintah dapat mengizinkan Pasukan Bela Diri bertindak untuk mendukung Amerika Serikat jika China memberlakukan blokade maritim terhadap Taiwan atau melakukan bentuk tekanan lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!