Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cadio Tarompo Lakukan Pameran Tunggal Bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Kaltim

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 12:55 WIB | Oleh:
Cadio Tarompo Lakukan Pameran Tunggal Bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Kaltim Doc: ist
Ket. sebuah pameran

SAMARINDA – Maestro Cadio Tarompo menyelenggarakan pameran tunggal Bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). BPK memberikan dukungan dan fasilitasi penuh terhadap penyelenggaraan pameran seni rupa tunggal maestro perupa senior lokal, Cadio Tarompo.

Kepala BPK Kaltim Lestari di Samarinda, Selasa, menjelaskan pelaksanaan pameran retrospektif bertajuk Jejak Waktu: 55 Tahun Perjalanan dalam Karya ini digelar di Kompleks Kantor BPK Kaltim, Jalan Rifadin, Samarinda, pada 27 Juli 2026.

Menurut Lestari, pameran ini merupakan bagian dari program prioritas Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Kementerian Kebudayaan.

Ia menegaskan bahwa program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung para pelaku budaya di tingkat daerah melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah.

"Kementerian Kebudayaan memberikan banyak fasilitasi terhadap pelaku budaya, dan ini memang program prioritas kami. Tidak hanya di pusat, tetapi UPT-UPT di daerah juga bergerak aktif. Pameran Pak Cadio Tarompo ini difasilitasi penuh oleh BPK Kaltim," ujar Lestari.

Menurut Lestari, pemilihan seni rupa sebagai objek fasilitasi didasari oleh keinginan untuk memberikan ruang yang luas bagi lini kebudayaan rupa agar dapat menampilkan karya-karyanya secara optimal.

Lebih dari sekadar ajang pamer visual, pameran retrospektif ini dinilai sebagai momentum penting untuk menghimpun data sejarah perjalanan peradaban bangsa.

"Karya rupa ini adalah momen bagi kita untuk mengumpulkan data perjalanan peradaban. Apalagi 55 tahun perjalanan kekaryaan Pak Cadio Tarompo merekam proses kreatif yang panjang, mulai dari awal beliau melahirkan karya lukis hingga saat ini. Pasti banyak display budaya yang terekam dan dituangkan di dalamnya," tambah Lestari.

Melalui arsip visual dan artistik yang terkumpul selama lebih dari setengah abad tersebut, karya-karya Cadio diharapkan mampu menjadi data berharga bagi penelusuran sejarah kebudayaan serta menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda.

BPK Kaltim juga berharap program ini menjadi pemantik awal untuk memperluas akses fasilitasi bagi perupa lokal lainnya di masa depan.

Profil Tarompo

Caduo Tarompo (nama asli Ariyadi) adalah perupa senior kenamaan asal Kalimantan Timur yang lahir di Sengkang pada 27 Juli 1971.

Maestro pelukis otodidak yang berbasis di Balikpapan ini dikenal mahir dalam gaya lukisan 3 dimensi, realis, hingga hyper-realistic.

Salah satu ciri khas ikoniknya adalah teknik lukisan warna klise/negatif. Melalui teknik ini, lukisan Cadio akan terlihat jauh lebih hidup, detail, dan realistis secara menakjubkan saat dilihat menggunakan filter kamera negatif pada ponsel pintar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.