Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

FAO Ingatkan Blokade Selat Hormuz dapat Memicu Krisis Pangan Global

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
FAO Ingatkan Blokade Selat Hormuz dapat Memicu Krisis Pangan Global Doc: istimewa
Ket. Food and Agriculture Organization (FAO)

ROMA – Organisasi Pangan dan Pertanian PBB atau Food and Agriculture Organization (FAO) pada Rabu (20/5) memperingatkan bahwa blokade Selat Hormuz dapat memicu krisis harga pangan global yang parah dalam beberapa bulan mendatang.

FAO menjelaskan bahwa sebelum konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran meningkat, Selat Hormuz menjadi jalur penting yang menampung sekitar seperlima pengiriman minyak dunia. Situasi ini kemudian mendorong Iran untuk secara efektif membatasi lalu lintas kapal tanker dan kargo di kawasan tersebut.

Selain minyak, sekitar sepertiga pasokan pupuk dunia juga melewati Selat Hormuz. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa para petani dapat menghadapi kekurangan pupuk pada musim tanam musim panas.

FAO yang berbasis di Roma menilai perlunya perhatian lebih terhadap jalur distribusi alternatif, baik darat maupun laut, termasuk rute melalui Semenanjung Arab menuju Laut Merah.

Lembaga tersebut juga menyerukan agar negara-negara menghindari pembatasan ekspor energi dan pupuk, serta mengecualikan bantuan pangan dari kebijakan pembatasan perdagangan.

Kepala ekonom FAO, Maximo Torero, mengatakan dalam sebuah podcast pada 20 Mei bahwa negara-negara perlu mulai memperkuat ketahanan masing-masing.

“Saatnya telah tiba untuk ‘mulai berpikir serius tentang bagaimana meningkatkan kapasitas penyerapan negara-negara, bagaimana meningkatkan ketahanan mereka terhadap hambatan ini’,” katanya.

Dalam pernyataannya, FAO menegaskan bahwa potensi penutupan Selat Hormuz bukan sekadar gangguan sementara pada pengiriman, melainkan dapat menjadi awal dari guncangan sistemik di sektor pangan dan pertanian (agrifood).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.