Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkeu Percepat Penyaluran Anggaran bagi Pemulihan Daerah Terdampak Bencana

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 17:17 WIB | Oleh:
Menkeu Percepat Penyaluran Anggaran bagi Pemulihan Daerah Terdampak Bencana Doc: RRI/Magdalena Krisnawati
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan dukungan pemerintah bagi daerah terdampak bencana. Dukungan diberikan dalam bentuk pendanaan yang dapat digunakan untuk membangun kembali daerah terdampak

Menkeu Purbaya mendorong percepatan penyaluran anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. "Percepatan penyelesaian proses administrasi pada Kementerian/Lembaga (K/L) terkait dapat segera dilakukan," ujar dia dalam pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di Kementerian Keuangan, Senin (27/7).

Percepatan penyaluran anggaran untuk rehabilitasi bencana, tegasnya, juga akan mempercepat pemulihan ekonomi dan pelayanan kepada masyarakat. Menkeu Purbaya menyorot sejumlah kementerian dan lembaga yang belum selesai memproses anggaran untuk daerah terdampak bencana

“Kementerian Pertanian, KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan), Kementerian Agama, dan Kementerian UMKM menjadi prioritas percepatan. Karena berkaitan langsung dengan pemulihan ekonomi dan pelayanan masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Menkeu Purbaya.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengatakan, pihaknya sudah menyusun Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam (Renduk PRRP) Sumatra 2026-2028. Kebutuhan anggarannya diprakirakan lebih dari Rp100 triliun, dan untuk tahun 2026 saja dibutuhkan anggaran sekira Rp39 triliun.

"Untuk tahun ini anggarannya sudah disetujui Menteri Keuangan dan sudah ditransfer ke kementerian dan lembaga terkait. Kebutuhan dana tambahan masih menunggu persetujuan Menteri Keuangan," kata Mendagri.

Dalam pertemuan tersebut, Menkeu juga meminta pada Mendagri, agar pembangunan infrastruktur daerah dilaksanakan secara lebih terarah dan tepat sasaran. Termasuk pembangunan infrastruktur di Papua.

“Pembangunan infrastruktur daerah dan Papua dirancang secara lebih tepat sasaran tanpa mengganggu kredibilitas fiskal. Dukungan Otonomi Khusus Papua tetap dipertahankan," ucap Menkeu Purbaya.

Dia juga mengingatkan agar pendanaan untuk kebutuhan tambahan lainnya disusun dengan lebih efisien. "Pelaksanaan anggarannya juga harus dipantau secara berkala," kata Menkeu menegaskan.

Menkeu dan Mendagri juga membahas penguatan fiskal daerah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas fiskal nasional. Menurut Menkeu menekankan pentingnya penguatan kapasitas keuangan daerah kuat untuk meningkatkan layanan publik yang berkelanjutan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Investasi KAI dan INKA untu...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Desa Jatiluwih Bali Garap Aktivitas Wisata Treking dan Tanam Padi untuk Dorong Ekonomi Warga

Desa Jatiluwih Bali Garap Aktivitas Wisata Treking dan Tanam Padi untuk Dorong Ekonomi Warga

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.