Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Modernisasi Armada dan Tekan Emisi, KAI Jajaki Penggunaan Lokomotif Bertenaga Baterai

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 13:50 WIB | Oleh:
Modernisasi Armada dan Tekan Emisi, KAI Jajaki Penggunaan Lokomotif Bertenaga Baterai Doc: antara foto
Ket. Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin di Beijing.

BEIJING - Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin mengungkapkan perusahaannya tengah menjajaki penggunaan lokomotif bertenaga baterai sebagai bagian dari modernisasi armada dan upaya menekan emisi.

“Kami berdiskusi dengan salah satu industri di China tentang bagaimana mereka dapat membantu kami melakukan peremajaan armada. Sebagian besar lokomotif kami masih menggunakan mesin diesel, dan kami ingin beralih ke sistem elektrifikasi atau kereta berbasis baterai,” kata Bobby di Beijing, Rabu (12/11).

Bobby mendampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono, serta pejabat terkait lainnya dalam kunjungan kerja ke Beijing, Qingdao, dan beberapa kota di China untuk bertemu dengan Menteri Transportasi dan pelaku industri perkeretaapian.

“Kalau mobil listrik disebut EV (electric vehicle), maka kereta listrik ini disebut e-train. Teknologi ini bisa meningkatkan efisiensi layanan, menurunkan biaya operasional, mengurangi emisi, sekaligus memperkuat program hijau KAI,” ujarnya.

Ia menuturkan kereta bertenaga baterai dapat diterapkan untuk layanan antarkota maupun perkotaan seperti KRL Jabodetabek.

“Dulu kereta listrik harus terhubung ke jaringan listrik di atas rel, tetapi kini dengan teknologi baterai, kereta bisa beroperasi mandiri. Di China, e-lokomotif seperti ini sudah banyak digunakan,” jelasnya.

Bobby menambahkan bahwa penggunaan lokomotif baterai akan menjadi lompatan besar dalam transformasi teknologi KAI.

“Kami ke sini untuk mempelajari teknologi, skema pengoperasian, hingga integrasi antarmoda transportasi,” katanya.

Meski begitu, ia menegaskan belum ada kesepakatan pembelian rangkaian baru dari China.

“Pengadaan memang bagian dari modernisasi, tetapi belum dibahas secara spesifik. Fokus kami masih pada konversi lokomotif diesel ke tenaga listrik,” ujarnya.

KAI saat ini memiliki ratusan lokomotif diesel berbagai tipe, termasuk CC202 dan CC205 untuk angkutan batu bara di Sumatera serta CC206 untuk barang dan penumpang di Jawa. Selain itu, KAI memesan 11 rangkaian KRL dari China; delapan telah beroperasi, sementara tiga lainnya masih menjalani uji kelaikan teknis sebelum beroperasi penuh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Nasional
Mau Selamatkan Harimau? Ran...
Nasional
Rumah Adat di Kawasan Wisat...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.