33 Nama Dipanggil! Timnas U-22 Buka Latihan Terbuka, Tiga Pemain Diaspora Jadi Sorotan
📅 Selasa, 11 Nov 2025, 17:58 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Zaro Ezza Syachniar
JAKARTA - Timnas U-22 Indonesia memulai pemusatan latihan (TC) tahap kedua di Stadion Madya Gelora Bung Karno sebagai persiapan menuju SEA Games 2025 Thailand.
Sebanyak 33 pemain ambil bagian dalam sesi terbuka ini, termasuk kehadiran tiga pemain diaspora yang mengikuti latihan dengan status trial. Latihan ini menjadi langkah awal Indra Sjafri memperkuat skuad Garuda Muda untuk mempertahankan medali emas yang diraih pada edisi 2023.
Duo pemain yang bisa memenuhi panggilan timnas senior Indonesia, Mauro Zijlstra dan Ivar Janner, masuk daftar tersebut.
Zijlstra dan Jenner akhirnya hadir di TC ini setelah bulan lalu absen dalam TC pertama.
Sesi latihan sore hari ini juga diikuti oleh tiga pemain diaspora baru, yaitu ReyCredo Beremanda, Muhammad Mishbah, dan Luke Xavier Keet.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tiga pemain yang berlaga di Liga Yunani (Xavier Keet) dan juga Liga Filipina (Beremanda dan Mishbah) ini tadinya tak masuk daftar 30 pemain yang dipanggil pelatih Indra Sjafri.
Namun, menurut Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji yang juga hadir dalam sesi latihan, ketiganya mengikuti latihan dengan status trial.
"Hari ini kita mulai latihan SEA Games dengan penuh, diikutin 30 pemain plus tiga. Tiga itu dari Liga Yunani, dan dua dari Filipina," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Memang coach Indra tidak memanggil secara langsung dan saya tidak memanggil secara langsung, tapi memang ada keinginan mereka ikut seleksi atau dicoba, apakah sesuai dengan keinginan pelatih untuk dipanggil," kata Sumardji kepada wartawan di Stadion Madya, Selasa.
"Tapi ketika nanti hasil uji coba ketiga pemain ini tidak sesuai dengan yang kita inginkan, maka kami tak akan memanggil," tambah dia.
Dalam kesempatan sama, Sumardji mengungkapkan dirinya diperintahkan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk mengawal perjalanan Garuda Muda ke SEA Games 2025 sebaik-baiknya.
Hal ini, kata dia, agar prestasi yang diharapkan tetap terjaga, guna mempertahankan medali emas yang diraih pada edisi 2023 di Kamboja.
Saat itu, Indonesia meraih emas setelah mengalahkan Thailand 5-2 di Kamboja pada 2023.
"Intinya bahwa kami menginginkan adanya prestasi yang betul-betul diharapkan oleh masyarakat Indonesia," ucap Sumardji.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!