Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaksel Peringkat Dua Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terbanyak, setelah Jaktim

📅 Rabu, 03 Des 2025, 13:02 WIB | Oleh:
Jaksel Peringkat Dua Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terbanyak, setelah Jaktim Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta Iin Mutmainnah

JAKARTA - Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta mencatat Jakarta Selatan (Jaksel) menduduki peringkat ke-2 dengan kasus kekerasan perempuan dan anak terbanyak di Jakarta.

"Jaksel sendiri menduduki peringkat ke-2 se-DKI Jakarta. Ada 410 kasus sampai dengan hari ini," kata Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta Iin Mutmainnah dalam Kampanye 16 Hari Antikekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (HAKTPA) di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (3/12).

Dia juga menyampaikan kekerasan terhadap anak lebih tinggi terjadi dibandingkan perempuan dewasa.

Kemudian, untuk angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tertinggi di Jakarta, yakni di Jakarta Timur.

Dia menilai kondisi di Jakarta Timur tidak jauh berbeda dengan Jakarta Selatan. “Bisa dimungkinkan Jakarta Selatan, secara kondisi geografis, hampir mirip dengan Jakarta Timur, ya. Karena Jakarta Timur dan Jakarta Selatan punya perbatasan yang sangat luas, berdampak, dan penduduknya pun padat sehingga menunjukkan banyak potensi,” ujar Iin.

Kemudahan akses transportasi, seperti terminal dan stasiun kereta, kata dia, memudahkan kedatangan orang dari luar daerah Jakarta.

Salah satu contohnya, yaitu kasus anak yang ditinggal oleh orang tuanya di Pasar Kebayoran Lama, dan diketahui orang tuanya berasal dari Surabaya.

"Oleh sebab itu, kekerasan terhadap perempuan dan anak memang bukan isu sektoral, bukan isu sendirian di Dinas PPAPP saja, tapi ini multisektor, multidisiplin, dan multidimensi," tutur Iin.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, Dinas PPAPP DKI Jakarta telah menangani sebanyak 2.104 kasus kekerasan perempuan dan anak hingga awal Desember 2025.

Angka itu menunjukkan kenaikan 10 persen dari kasus pada 2024, namun sisi positifnya, yaitu terungkap bahwa masyarakat saat ini mulai berani melapor jika melihat maupun mengalami kekerasan.

"Masyarakat sudah berani speak up. Artinya, tingkat pengaduan yang masuk sudah semakin banyak, semakin masyarakat berani berbicara dan menganggap ini bukan aib atau harus diselesaikan," ungkap Iin.

Sementara itu, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menyediakan 10 pos pengaduan di sejumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Disini sudah ada 10 pos pengaduan di RPTRA yang menjadi percontohan dan akan terus dimasifkan," kata Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murthadho.

Dalam kampanye antikekerasan itu, masyarakat diharapkan menyadari dan memahami pentingnya perhatian serta berani melapor jika terjadi kekerasan pada perempuan dan anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.