Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ketahanan Pangan, Menteri PUPR Pastikan Jaringan Bendung Sei Wampu Tuntas 2026

📅 Minggu, 09 Nov 2025, 19:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ketahanan Pangan, Menteri PUPR Pastikan Jaringan Bendung Sei Wampu Tuntas 2026 Doc: Istimewa.
Ket. Areal bendungan irigasi Sei Wampu, Stabat, Langkat, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

MEDAN – Pembangunan jaringan Bendung Sei Wampu memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya air di wilayah Sumatera Utara.

Proyek ini diharapkan meningkatkan efisiensi irigasi pertanian, mengurangi risiko banjir, serta menjamin pasokan air bagi lahan produktif dan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, keberadaan bendung ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mendorong pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga keseimbangan ekologi daerah aliran sungai.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan pembangunan jaringan Bendung Sei Wampu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara akan rampung pada 2026.

“Bendung Sei Wampu sudah lama dibangun, tapi saat itu kami belum sempat membangun jaringan irigasi, hanya sebagian saluran primer yang terbangun dari total 5,5 kilometer,” kata Dody ketika meninjau lokasi di Langkat, Sabtu (8/11).

Pada 2026, pemerintah akan menyelesaikan seluruh jaringan irigasi di sisi kiri bendung dengan rincian 5,5 kilometer saluran primer dan 43 kilometer saluran sekunder dengan total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp300 miliar.

Menurut dia, jaringan irigasi itu penting untuk mengairi sekitar 3.700 hektare sawah di puluhan desa di wilayah Kabupaten Langkat.

Saat ini, lanjut dia, sekitar 1.100 hektare sawah masih mengandalkan air hujan sehingga sebagian warga menanam sawit.

Dody menekankan dengan jaringan irigasi yang rampung, warga yang selama ini menanam sawit berkomitmen mengonversi lahan kembali menjadi sawah.

Pembangunan itu merupakan bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ketahanan pangan menjadi prioritas. Seluruh bendung yang belum berfungsi optimal akan dievaluasi,” kata Dody.

Bendung Sei Wampu memiliki fungsi strategis, termasuk pengaturan aliran air Sungai Wampu, pengendalian banjir, dan penyediaan air baku untuk masyarakat setempat.

Dody menambahkan, pembangunan saluran primer dan sekunder akan memastikan distribusi air irigasi lebih merata sehingga produktivitas pertanian meningkat.

Pembangunan itu juga diharapkan dapat mendukung kesejahteraan petani serta menjaga keberlanjutan ekosistem air di wilayah Langkat dan sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.