Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Selidiki Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Sawoo Ponorogo

📅 Sabtu, 08 Nov 2025, 18:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Selidiki Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Sawoo Ponorogo Doc: Istimewa
Ket. Hingga kini, identitas korban belum diketahui karena tidak ada laporan kehilangan warga yang sesuai dengan ciri-ciri tersebut.

SURABAYA - Polisi melakukan penyelidikan terkait penemuan kerangka manusia di kawasan hutan petak 116 B, Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (7/11) siang.

Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali, Sabtu mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal, kerangka tersebut diperkirakan telah berada di lokasi lebih dari satu bulan.

Polisi juga belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Kerangka masih utuh dari kepala hingga kaki dan diduga berjenis kelamin laki-laki. Sementara ini belum ditemukan indikasi tindak pidana,” kata Imam.

Begitu menerima laporan, petugas dari Polsek Sawoo bersama tim identifikasi Polres Ponorogo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

Di sekitar lokasi, petugas menemukan sejumlah barang, antara lain jaket cokelat bermotif kotak-kotak, celana panjang hitam, sandal jepit hijau, baju batik bertuliskan SMU Negeri 1 Biak Kota, serta seutas tali hijau sepanjang 1,5 meter.

Kerangka manusia tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk pemeriksaan lanjutan oleh tim forensik.

Hingga kini, identitas korban belum diketahui karena tidak ada laporan kehilangan warga yang sesuai dengan ciri-ciri tersebut.

“Tim masih mendalami identitas dan penyebab kematian korban. Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam dua bulan terakhir agar melapor ke kantor polisi terdekat,” ujar Imam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...

Kantor Summarecon Digeledah KPK.

2 jam lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Kantor Summarecon Digeledah...
Advertisement
Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.