Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Serukan agar Masyarakat Siaga Hadapi Puncak Musim Hujan

📅 Senin, 03 Nov 2025, 18:58 WIB | Oleh:
BMKG Serukan agar Masyarakat Siaga Hadapi Puncak Musim Hujan Doc: Pemprov DKI

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan semua pihak untuk siaga menghadapi puncak musim hujan. BMKG memperkirakan puncak musim hujan akan berlangsung mulai November 2025 bulan ini.

Hingga akhir Oktober, sebanyak 43,8% wilayah Indonesia atau setara 306 Zona Musim (ZOM) telah resmi memasuki musim hujan. BMKG pun menyebut, puncak musim hujan akan berlangsung hingga Februari 2026 tahun depan.

Peralihan musim ini membawa konsekuensi meningkatnya potensi cuaca ekstrem di berbagai daerah. Mulai dari hujan lebat, angin kencang, hingga ancaman siklon tropis dari arah selatan Indonesia.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, menegaskan hujan kini mulai meluas dari wilayah barat menuju timur Indonesia. Bahkan, menurutnya, akan terus meningkat intensitasnya dalam beberapa pekan mendatang.

"Kita sedang memasuki periode transisi menuju puncak musim hujan," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip dari situs resmi BMKG, Senin (3/11).

Ia memprediksi, dalam fase ini, cuaca ekstrem akan melanda sejumlah daerah.

"Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Terutama di wilayah selatan Indonesia yang mulai terpengaruh sistem siklon tropis dari Samudra Hindia," kata dia.

Berdasarkan analisis BMKG, curah hujan tinggi hingga sangat tinggi dengan kisaran di atas 150 milimeter per dasarian berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. Antara lain Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara.

Kemudian, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah. Dalam sepekan terakhir, hujan dengan intensitas sangat lebat tercatat di beberapa daerah.

Di antaranya, seperti Tampa Padang, Sulawesi Barat dengan 152 milimeter per hari, Torea, Papua Barat 135,7 milimeter. Serta Naha, Sulawesi Utara 105,8 milimeter.

Selama periode 26 Oktober hingga 1 November 2025, BMKG juga mencatat 45 kejadian bencana cuaca ekstrem. Didominasi hujan lebat dan angin kencang yang menyebabkan banjir, tanah longsor, serta kerusakan bangunan di berbagai daerah.

Meski hujan mulai meningkat, suhu maksimum harian masih cukup tinggi di sejumlah wilayah Indonesia, mencapai 37 derajat Celsius di Riau. Kemudian, lebih dari 36 derajat Celsius di beberapa wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara.

Kondisi atmosfer yang belum stabil ini membuat potensi cuaca ekstrem dapat muncul sewaktu-waktu. Sehingga masyarakat harus terus dalam kondisi kewaspadaan tinggi.

Dwikorita menjelaskan, dinamika atmosfer saat ini cukup aktif dengan pengaruh fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby, dan Kelvin. Serta anomali suhu muka laut positif di perairan Indonesia yang memperkuat pembentukan awan hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.