Lebih Lincah, Jet Tempur Siluman J-36 Tiongkok Uji Terbang dengan Desain Nozel Baru
📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
BEIJING — Gambar terbaru yang beredar menunjukkan prototipe kedua pesawat tempur siluman tiga mesin (trijet) J-36 milik Tiongkok sedang menjalani uji terbang aktif.
Dari Defense Security Asia, gambar-gambar tersebut mengungkap perubahan signifikan pada nosel pembuangan, bentuk pemasukan udara, dan konfigurasi roda pendaratan.
Perubahan signifikan ini menegaskan bahwa tim teknik Chengdu Aircraft Corporation kini telah beralih dari fase uji coba konsep ke fase evaluasi aerodinamis dan sistem yang lebih mendalam.
J-36 mempertahankan desain tanpa ekor dengan bentuk sayap "berlian-delta ganda" dan tiga mesin utama.
Namun, pesawat itu sekarang terlihat dilengkapi dengan knalpot vektor dorong baru, saluran masuk supersonik tanpa pengalih yang lebih halus, dan sistem roda pendaratan yang didesain ulang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Semua modifikasi ini menunjukkan bahwa para insinyur Chengdu mengoptimalkan aliran udara, kapasitas internal, serta pengendalian pesawat dalam berbagai rezim penerbangan.
Prototipe J-36 kedua ini merupakan lompatan signifikan dibandingkan pesawat pertama yang terlihat pada bulan Desember 2024.
Prototipe asli menampilkan nosel knalpot melengkung yang dirancang untuk mengurangi tanda radar dan inframerah dari belakang, sementara versi baru menampilkan nosel persegi panjang bergaya F-22 pada ketiga mesinnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Nosel baru ini diyakini mampu melakukan dorongan vektor dua dimensi, sehingga meningkatkan kemampuan manuver dan stabilitas saat pesawat terbang pada sudut serang tinggi.
Gambar tertanggal 28 Oktober 2025 itu menunjukkan pesawat sedang diuji di kompleks uji rahasia Chengdu Aircraft Corporation.
Ini menggambarkan tekad Tiongkok untuk mengembangkan pesawat tempur siluman jarak jauh multiperan yang mampu bersaing dengan konsep generasi keenam Amerika Serikat seperti NGAD dan FCAS.
Revolusi Desain Kontrol Vektor Dorong
Teknologi kendali vektor dorong (TVC) memungkinkan pesawat untuk mengalihkan aliran gas buang mesinnya untuk membantu pengendalian pitch, yaw, dan roll.
Meningkatkan kemampuan manuver saat pesawat berada pada sudut serang tinggi atau dalam pertempuran jarak dekat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!