Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebih Lincah, Jet Tempur Siluman J-36 Tiongkok Uji Terbang dengan Desain Nozel Baru

📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 00:00 WIB | Oleh:

Namun, teknologi ini disertai kompromi teknis yang signifikan, termasuk peningkatan bobot, kompleksitas struktur belakang, dan tanda panas yang lebih besar.

Bagian belakang J-36 yang didesain ulang menunjukkan perubahan struktural utama untuk menampung mekanisme kontrol dorong dan sambungan gerakan moncong.

Perubahan ini mungkin sedikit mengurangi karakteristik siluman dari belakang dibandingkan dengan desain asli, tetapi memberikan keuntungan besar dalam hal pengendalian penerbangan dan kemampuan manuver ekstrem.

Para pengamat masih belum yakin apakah sistem TVC ini menawarkan kontrol dua sumbu penuh pada setiap mesin, atau hanya sistem penutup terbatas seperti yang digunakan pada varian Sukhoi awal.

Jika sistem ini mampu beroperasi pada dua sumbu secara penuh, J-36 berpotensi memiliki tingkat kemampuan manuver super yang sebanding dengan Su-57, tanpa mengorbankan karakteristik silumannya.

Desain nosel persegi panjang menyerupai pendekatan pada F-22 Raptor, yang dirancang untuk meminimalkan pantulan radar di bidang horizontal.

Hasil ini membuktikan kematangan rekayasa Chengdu dalam menyeimbangkan faktor kontrol, efisiensi daya dorong, dan siluman melalui evolusi bertahap.

Gambar sebelumnya menunjukkan prototipe pertama J-36 menggunakan saluran masuk udara berbentuk "caret" yang lebih konvensional.

Desain itu sekarang telah digantikan oleh saluran masuk supersonik tanpa pengalih (DSI) dengan bibir depan miring ke depan.

Saluran masuk dorsal yang menyalurkan udara ke mesin tengah masih dipertahankan, membentuk punuk aerodinamis di bagian atas badan pesawat.

Desain DSI menghilangkan kebutuhan akan sistem pengalih lapisan batas, sehingga mengurangi bobot struktural dan pantulan radar serta pemeliharaan.

Hal ini juga memungkinkan aliran udara yang lebih lancar tanpa memerlukan komponen bergerak yang rumit.

Untuk pesawat bermesin tiga, sistem ini sangat penting untuk memastikan tekanan udara seimbang antara semua mesin pada setiap kecepatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.