Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Humas KAI: Keselamatan Pelanggan jadi Prioritas Utama

📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 20:07 WIB | Oleh:
Humas KAI: Keselamatan Pelanggan jadi Prioritas Utama  Doc: KAI

JAKARTA - KAI Group menegaskan keselamatan pelanggan menjadi prioritas utama perusahaan. Seluruh sistem dan prosedur penanganan darurat telah disusun sesuai standar nasional dan internasional.

Langkah itu mencakup layanan Kereta Jarak Jauh, LRT, Whoosh, Bandara, dan Commuter Line. KAI menegaskan seluruh proses evakuasi disesuaikan kondisi lintas dan spesifikasi teknis sarana operasional.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan keselamatan tidak dapat dikompromikan dalam transportasi rel. Ia menambahkan setiap negara memiliki prosedur serupa dalam menghadapi keadaan darurat demi keselamatan penumpang.

“Setiap negara memiliki sistem dan prosedur yang sama dalam menghadapi keadaan darurat. Tujuannya tetap satu yaitu memastikan pelanggan tetap aman hingga seluruh proses evakuasi selesai,” ujar Anne, Jumat (31/10).

LRT Jabodebek dilengkapi Platform Screen Door dan guiding block untuk penyandang disabilitas di setiap stasiun. Prosedur evakuasi mengutamakan padamnya pasokan listrik sebelum evakuasi melalui walkway ke stasiun terdekat.

“Kami tidak menurunkan penumpang ke bawah lintasan karena area di bawah rel layang banyak terdapat kabel tegangan tinggi dan infrastruktur vital yang berisiko tinggi. Evakuasi di atas lintasan lebih aman dan terkontrol,” kata Anne.

Pada Commuter Line Jabodetabek, prosedur evakuasi disesuaikan menurut jenis rangkaian buatan JR atau CRRC. Rangkaian JR menyediakan bangku evakuasi, sedangkan CRRC dilengkapi tangga untuk turun ke area aman.

Kereta Cepat Whoosh menerapkan standar High-Speed Rail Safety seperti yang berlaku di Jepang dan Tiongkok. KAI menyiapkan fasilitas kursi roda dan jalur aksesibel di setiap gerbong untuk perlindungan yang setara.

Setiap rangkaian dilengkapi peralatan keselamatan internasional seperti Passenger Emergency Call, tombol SOS, dan rem darurat. Alat pemecah kaca juga tersedia untuk keadaan genting agar penumpang dapat menyelamatkan diri segera.

“Kami mendorong pelanggan untuk mengenali letak alat-alat keselamatan tersebut sebelum berangkat, karena rasa aman dimulai dari kesadaran kita bersama,” ujar Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary Kereta Api Indonesia (KAI), Raden Agus Dwinanto Budiadji.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan berorientasi pada keselamatan. Setiap keputusan yang diambil di lapangan selalu bertujuan agar seluruh pelanggan selamat sampai tujuan,” imbuh dia.​ ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Mendag Tegaskan HET Minyakita Tetap Rp15.700 Per Liter

27 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Mendag Tegaskan HET Minyaki...
Ekonomi
Pertamina Tegaskan Harga BB...
Nasional
Kepala Bapanas: Penyerapan ...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.