PT KAI Sebut Stasiun Manggarai akan Jadi Titik Pertemuan Mobilitas Perkotaan
📅 Selasa, 11 Agu 2026, 18:00 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Stasiun Manggarai memperkuat peran kawasan sebagai titik pertemuan mobilitas perkotaan melalui 162 ribu pergerakan pelanggan harian. Aktivitas transportasi publik tersebut disokong penuh oleh 700 hingga 750 perjalanan kereta api setiap harinya.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) memandang kawasan ini memiliki posisi strategis antarmoda transportasi. Perusahaan milik negara ini menyampaikan laporan resmi perkembangan konektivitas kawasan pada Senin (10/8).
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memberikan penjelasan mengenai kemudahan perpindahan antarlayanan bagi masyarakat. Penguatan akses menuju kawasan stasiun ini menjadi fokus utama dalam efisiensi perjalanan moda transportasi publik.
“Manggarai berada pada posisi yang sangat strategis dalam perjalanan masyarakat Jakarta dan wilayah aglomerasi. Fokus ke depan adalah bagaimana perpindahan antarlayanan dapat semakin mudah, perjalanan lebih efisien, dan akses menuju kawasan di sekitar stasiun semakin baik,” ujar Anne.
Pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) tercatat sebanyak 5.142.739 pelanggan pada 2023 dan 5.575.711 orang pada 2024. Volume tersebut berada pada 5.456.309 pelanggan pada 2025 dan 2.716.932 orang sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Layanan Commuter Line Bandara secara keseluruhan melayani 1.970.531 pelanggan pada 2023 dan 2.242.536 orang pada 2024. Jumlah tersebut mencapai 2.346.934 pelanggan pada 2025 serta 230.314 pengguna di Manggarai hingga Juni 2026.
Penguatan konektivitas berpotensi meningkat melalui pengembangan Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta Fase 1B Velodrome menuju Manggarai. Lintas sepanjang 6,4 kilometer ini memiliki lima stasiun berdasarkan informasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kawasan Manggarai saat ini diarahkan untuk mempertemukan KRL Commuter Line, Commuter Line Bandara, TransJakarta, Terminal Manggarai, serta LRT. Penguatan konektivitas antarmoda ini disiapkan menuju konsep Transit Oriented Development (TOD) serta regenerasi perkotaan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!