Jakarta Siaga Hujan Ekstrem, Gubernur Pramono Kerahkan Semua Dinas Antisipasi Pohon Tumbang dan Banjir
📅 Jumat, 31 Okt 2025, 14:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajarannya memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang dan banjir di Ibu Kota. Arahannya melibatkan BMKG, BPBD, dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta untuk bertindak cepat menghadapi cuaca ekstrem.
Langkah ini diambil setelah serangkaian insiden pohon tumbang yang terjadi akibat hujan disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Jakarta. Peristiwa tragis di kawasan Dharmawangsa, Kebayoran Baru, yang menewaskan seorang pengendara mobil menjadi perhatian serius Pemprov DKI.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Seperti kita ketahui bersama, hujan lebat disertai angin kencang telah menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik Jakarta,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (31/10).
Ia menegaskan Pemprov DKI bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut, termasuk kepada korban meninggal dunia dan luka-luka. Seluruh biaya penanganan, mulai dari perawatan hingga pengurusan jenazah, akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.
Lebih lanjut, Pramono menjelaskan Distamhut DKI Jakarta secara rutin melakukan pemeliharaan pohon untuk mencegah potensi bahaya. Hingga akhir Oktober 2025, sebanyak 5.722 pohon telah diperiksa kesehatannya, dan 62.161 pohon telah dipangkas untuk mengurangi risiko tumbang.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami juga telah berkoordinasi secara intensif dengan BMKG agar BPBD DKI Jakarta dapat melaksanakan operasi modifikasi cuaca. Sejak kemarin, kerja sama ini sudah berjalan bersama BMKG dan BNPB,” jelasnya.
Menurut Pramono, Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran khusus untuk mendukung operasi tersebut. Dalam 25 hari ke depan, Jakarta diperkirakan akan menghadapi beberapa kali anomali cuaca dan hujan ekstrem, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan.
Ia menambahkan Pemprov DKI akan rutin memberikan informasi cuaca melalui kanal resmi agar masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana. Jika terjadi kondisi darurat, seluruh dinas terkait, termasuk Satpol PP, Pasukan Biru, Dinas Gulkarmat, Dinas SDA, dan PPSU akan diterjunkan untuk penanganan cepat di lapangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain pohon tumbang, Pramono juga menyoroti genangan air yang muncul di beberapa titik akibat hujan deras pada Jumat (30/10) dini hari. Salah satu titik terparah terjadi di depan Kem Chick, Kemang Raya, Jakarta Selatan.
“Banjir yang sempat terjadi di kawasan Kemang Raya disebabkan oleh retaknya tanggul milik Kemang Village, yang mengakibatkan air dari Kali Krukut meluap ke permukiman sekitar,” ungkapnya.
Ia menegaskan telah memerintahkan perbaikan tanggul segera dilakukan untuk mencegah kejadian serupa. Selain itu, Pemprov DKI akan terus melanjutkan program normalisasi Sungai Ciliwung dan Kali Krukut yang melintas di kawasan padat penduduk tersebut.
“Penetapan lokasi normalisasi Sungai Ciliwung sudah saya tandatangani. Langkah ini penting untuk memperkuat sistem drainase Jakarta agar tidak lagi kewalahan menghadapi curah hujan ekstrem,” tegasnya.
Kepala Pusat Data dan Informasi Distamhut DKI, Ivan Murcahyo, turut mengunjungi rumah duka korban pohon tumbang di Dharmawangsa. Ia memastikan Pemprov DKI telah memberikan santunan kepada keluarga korban, menanggung seluruh biaya pemakaman, serta menyediakan fasilitas mobil jenazah dan tempat pemakaman di TPU wilayah Jakarta.
Masyarakat diimbau segera melapor apabila menemukan pohon tumbang atau berpotensi tumbang agar segera ditangani oleh petugas lapangan. Pemprov DKI juga telah menyediakan nomor kontak Posko Pohon Tumbang di seluruh wilayah kota administrasi Jakarta untuk mempermudah pelaporan masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!