Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harus Berkeadilan dan Bebas Fraud, Legislator Ingatkan Pemerintah Soal Pemutihan BPJS

📅 Minggu, 26 Okt 2025, 22:44 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Harus Berkeadilan dan Bebas Fraud, Legislator Ingatkan Pemerintah Soal Pemutihan BPJS Doc: istimewa
Ket. Rencana pemerintah untuk memutihkan tunggakan iuran BPJS Kesehatan senilai lebih dari Rp10 triliun menuai perhatian DPR RI. Kebijakan yang digadang dapat menjaga keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini dinilai perlu dijalankan dengan prinsip keadilan dan tata kelola yang bersih

JAKARTA-Rencana pemerintah untuk memutihkan tunggakan iuran BPJS Kesehatan senilai lebih dari Rp10 triliun menuai perhatian DPR RI. Kebijakan yang digadang dapat menjaga keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini dinilai perlu dijalankan dengan prinsip keadilan dan tata kelola yang bersih.

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani menegaskan agar pemutihan tidak menimbulkan ketimpangan antara peserta yang taat membayar dan mereka yang menunggak.

"Prinsip keadilan sosial harus dijaga. Peserta yang benar-benar tidak mampu tentu harus dibantu, tetapi pemerintah juga perlu memastikan agar kebijakan ini tidak menurunkan semangat kepatuhan peserta lain,” kata Netty dikutip dari laman resmi DPR RI, Minggu (26/10)

Ia menyoroti bahwa sebagian besar tunggakan berasal dari peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang belum memiliki mekanisme pembayaran otomatis. Kondisi ini, menurutnya, menunjukkan perlunya perbaikan sistem bagi kelompok informal agar lebih mudah memenuhi kewajiban iuran.

"Masalah tunggakan ini bukan hanya soal kemampuan ekonomi, tetapi juga kesadaran dan literasi,” tutur Politisi Fraksi PKS itu.

Netty menilai, rendahnya kepatuhan pembayaran iuran mencerminkan masih minimnya pemahaman publik tentang semangat gotong royong dalam JKN. Karena itu, ia mendorong pemerintah dan BPJS Kesehatan memperkuat edukasi publik agar masyarakat memahami makna solidaritas sosial di balik program ini.

“Pemerintah bersama BPJS perlu memperkuat edukasi publik agar masyarakat memahami bahwa iuran adalah bentuk gotong royong menjaga kesehatan bersama,” lanjutnya.

Meski mendukung langkah pemerintah meringankan beban masyarakat rentan, Netty menekankan pentingnya verifikasi data secara ketat dan transparan. Ia mengingatkan agar proses pemutihan tidak menjadi celah bagi praktik kecurangan.

"Pemutihan boleh dilakukan untuk yang memang tidak mampu, tetapi data peserta yang mendapat keringanan harus diverifikasi dengan baik dan terbuka. Pemerintah harus memastikan tidak ada potensi penyalahgunaan atau fraud dalam proses penghapusan tunggakan,” paparnya.

Menutup pernyataan resminya, Netty juga mendorong BPJS Kesehatan berinovasi memperluas akses layanan melalui digitalisasi dan integrasi data dengan pemerintah daerah. Baginya, pemutihan bukan penghapusan tanggung jawab peserta, melainkan langkah kemanusiaan yang harus diikuti dengan perbaikan sistemik agar JKN tetap berkelanjutan.

"BPJS Kesehatan adalah instrumen penting bagi perlindungan sosial nasional. Karena itu, setiap kebijakan yang diambil harus menjamin keberlanjutan program, menjunjung keadilan, dan bebas dari praktik kecurangan (fraud),” pungkas Netty.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Pemkab Jayawijaya Hanya Izi...

Wagub DKI: HUT Jakarta Momentum Perkuat Budaya Tertib

38 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Wagub DKI: HUT Jakarta Mome...
Olahraga
Zverev dan Andreeva Siap Me...
Megapolitan
Jakarta Penuh Warna Semarak...
Megapolitan
Program KOMLING Dukung Peng...
Olahraga
Timnas Voli Indonesia Juara...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Tim Bola Voli Putra Indonesia Torehkan Sejarah,  Juara AVC Cup 2026 Usai Balas Kekalahan dari Korea Selatan

Tim Bola Voli Putra Indonesia Torehkan Sejarah, Juara AVC Cup 2026 Usai Balas Kekalahan dari Korea Selatan

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.