Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harap Bersabar, BLT Rp900 Ribu Melalui PT Pos Masih Dalam Proses Validasi Data

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 16:16 WIB | Oleh:
Harap Bersabar, BLT Rp900 Ribu Melalui PT Pos Masih Dalam Proses Validasi Data Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan keterangan terkait penyaluran bantuan langsung tunai sementara (BLTS) Kesra melalui PT Pos Indonesia di Jakarta, Kamis (23/10).

Jakarta -- Kementerian Sosial menyatakan bantuan langsung tunai sementara kesejahteraan rakyat (BLTS Kesra) triwulan IV senilai Rp900 ribu melalui PT Pos Indonesia belum disalurkan karena masih menunggu proses finalisasi dan validasi data para penerima manfaat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat ditemui di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa data calon penerima BLTS telah diterima dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan kini sedang dilakukan konsolidasi bersama pemerintah daerah.

“Datanya sudah kami terima dari BPS sejak beberapa waktu lalu. Setelah itu kami melakukan konsolidasi dua hal, yaitu koordinasi dengan daerah untuk verifikasi dan validasi di lapangan,” kata dia.

Menurut dia, validasi tersebut juga dilakukan bersama Kementerian Keuangan untuk memastikan penerima manfaat yang baru memiliki rekening aktif di bank-bank pemerintah atau Himbara.

Hal tersebut dilakukan menyusul saat ini dari 30,04 juta target penerima manfaat BLTS ada tujuh juta penerima manfaat yang belum memiliki rekening dan sekitar 11 juta rekening yang masih perlu dipastikan lagi validitasnya. Sementara selebihnya sudah ditransfer secara bertahap dari bank.

“Kalau sudah punya rekening dan valid, tentu akan disalurkan lewat Himbara, sekarang sudah proses penyaluran. Tapi yang tidak punya rekening nanti melalui PT Pos Indonesia. Ada tujuh juta yang sejauh ini dilaporkan tidak ada rekening, dan ada yang masih perlu diverifikasi. Ini dilakukan agar tepat sasaran, kalau ternyata rekeningnya tidak valid, maka akan dialihkan penyalurannya melalui Pos Indonesia,” ujarnya.

Saifullah meminta masyarakat penerima manfaat di seluruh Indonesia yang sudah terlanjur datang ke Kantor Pos tapi belum bisa menerima bantuan agar bersabar menunggu proses penyelesaian data.

Kementerian Sosial menargetkan proses validasi tersebut rampung paling lambat pada Senin (27/10), dan dapat segera disalurkan secara bertahap oleh PT Pos Indonesia.

“Yang pasti ini akan disalurkan secepatnya bantuan tunai untuk Oktober-November-Desember itu. Setelah datanya tuntas dan diterima PT Pos, mereka akan mulai melakukan pemanggilan terlebih dahulu sebelum penyaluran,” kata Saifullah menegaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
  • Percepatan Elektrifikasi, Presiden Umumkan Insentif Produksi 1 Juta Motor Listrik Dalam Negeri
    Preview komentar:
    Melihat keberanian pelaku usaha swasta seperti ALVA yang ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.