Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PM Wanita Pertama Jepang, Sanae Takaichi, Langsung Gaspol Reformasi Militer dan Ekonomi

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 17:24 WIB | Oleh:

Pembentukan pos tersebut dilatarbelakangi oleh LDP dan mitra barunya, Partai Inovasi Jepang (JIP), yang pada 20 Oktober menandatangani perjanjian koalisi untuk memperkuat pengawasan terhadap kebijakan warga asing dan membentuk jabatan menteri guna mengawasi pelaksanaannya.

Tak hanya itu, Takaichi juga menunjuk dua perempuan ke dalam kabinetnya, termasuk Satsuki Katayama sebagai menteri keuangan perempuan pertama Jepang.

Janji hidupkan kembali diplomasi dengan AS

Berbicara dalam konferensi pers pertamanya setelah terpilih sebagai perdana menteri, Takaichi berjanji untuk mengembalikan kejayaan diplomasi Jepang dan mempererat hubungan dengan Amerika Serikat.

Di sisi ekonomi, Jepang—ekonomi terbesar keempat di dunia—saat ini menghadapi tarif impor sebesar 15 persen dari Amerika Serikat, di tengah perlambatan ekonomi domestik.

Takaichi menyatakan bahwa pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi dampak tarif AS terhadap perekonomian Jepang.

Ia menegaskan bahwa aliansi Jepang–Amerika Serikat adalah fondasi utama kebijakan diplomatik dan keamanan Jepang.

Trump sendiri dijadwalkan akan menghadiri KTT ASEAN di Malaysia, dan kemudian mengunjungi Korea Selatan serta Jepang setelahnya.

Pasar keuangan Jepang melonjak

Pasar keuangan Jepang langsung melonjak tajam minggu ini, menandakan rasa lega para investor setelah berminggu-minggu ketidakpastian politik berakhir dengan terbentuknya pemerintahan baru.

Indeks Nikkei 225 naik lebih dari 3 persen pada Senin (20/10) setelah LDP yang berkuasa mencapai kesepakatan koalisi dengan JIP untuk membentuk pemerintahan.

Kendati Takaichi berjanji bahwa fokus utamanya dalam waktu dekat adalah memperbaiki ekonomi Jepang.

Namun, optimisme pasar sedikit tertahan oleh pertanyaan seputar disiplin fiskal dan kebijakan moneter, karena para investor menimbang rencana belanja dan pemotongan pajak pemerintah baru terhadap sikap hati-hati Bank of Japan dalam menghadapi inflasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.