Warga Tukar Sampah Jadi Sembako hingga Pakaian di Acara Bandung Great 2025
📅 Minggu, 19 Okt 2025, 20:47 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Acara Great Bandung kembali hadir dengan Bazar Bayar Pakai Sampah di halaman Balai Kota Bandung, Sabtu (18/10).
Kegiatan yang memasuki tahun keempat ini menjadi ajang kolaborasi antara masyarakat, komunitas, dan Pemerintah Kota Bandung untuk membangun kesadaran pengelolaan sampah secara kreatif.
Ketua Great Bandung, Kiki Wirianti Sugata, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung konsep unik: warga dapat membeli berbagai kebutuhan dengan menukarkan sampah yang telah dipilah.
Sampah yang dibawa dikategorikan menjadi beberapa jenis, seperti kaca, logam, plastik, dan kertas, totalnya mencapai sekitar 70 kategori.
Setelah ditimbang, nilai sampah tersebut dikonversi menjadi voucher belanja, yang dapat digunakan untuk membeli berbagai produk di lokasi acara.
“Khusus hari ini, setiap voucher diberi bonus tambahan 50 persen, sehingga warga bisa belanja lebih banyak dengan semangat gembira,” kata Kiki.
Beragam produk tersedia di bazar, mulai dari sembako hasil kerja sama dengan sejumlah ritel seperti Yogya dan Griya: beras, gula, dan minyak goreng, hingga pakaian, tas, dan sepatu dengan harga terjangkau, mulai dari Rp2.000.
Selain itu, tiap kecamatan di Kota Bandung juga menghadirkan stand UMKM yang menampilkan produk kreatif dan kuliner lokal.
“Kami ingin agar kegiatan ini bukan hanya soal belanja murah, tapi juga wadah untuk mengangkat kreativitas warga dan memperluas pasar produk UMKM Bandung,” tutur Kiki.
Selain bazar, pengunjung juga disediakan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk tes gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta layanan kacamata gratis bagi warga yang membutuhkan. Kuota yang semula disiapkan untuk 1.000 orang bahkan tembus hingga 1.300 peserta.
Kegiatan ini turut dimeriahkan oleh lomba daur ulang sampah dan pertunjukan seni budaya, mulai dari marching band, angklung, tari tradisional, hingga line dance.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bagian Umum Setda Kota Bandung, Syukur Sabar, mengapresiasi semangat kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut.
“Gerakan seperti ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Ketika pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha bergandeng tangan, maka upaya menjaga kebersihan dan kelestarian kota akan lebih efektif,” ujar dia.
Menurut dia, konsep Bayar Pakai Sampah sejalan dengan program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) yang terus digencarkan Pemerintah Kota Bandung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!