Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sri Mulyani Kembali Duduki Jabatan Mentereng di Bank Dunia

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 08:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sri Mulyani Kembali Duduki Jabatan Mentereng di Bank Dunia Doc: Antara
Ket. Mantan Menkeu RI Sri Mulyani

JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati kembali menduduki jabatan di Bank Dunia. Ia kini ditunjuk sebagai Ketua Independen Asosiasi Pengembangan Internasional (Independent Co-Chair of International Development Association/IDA) Ke-22.

Dalam jabatannya itu, Sri Mulyani bertugas mendorong penguatan dukungan kebijakan dan pendanaan di negara-negara donor maupun peminjam.

Berdasarkan keterangan resmi Bank Dunia, yang dikutip di Jakarta, Kamis (6/8), Sri Mulyani akan memimpin proses pengisian kembali dana IDA22 bersama dengan Direktur Pelaksana Bank Dunia Paschal Donohoe.

“Ia dipilih dari daftar pendek kandidat oleh komite pencarian yang terdiri atas perwakilan kelompok negara donor dan peminjam,” sebut0 Bank Dunia.

Pertemuan pengisian kembali dana IDA umumnya diselenggarakan setiap tiga tahun sekali.

Pertemuan itu bertujuan menghimpun pendanaan baru bagi IDA, yakni lembaga pendanaan Grup Bank Dunia untuk negara-negara termiskin, serta memberikan kesempatan kepada para mitra untuk meninjau kebijakan-kebijakan IDA.

IDA merupakan salah satu sumber pendanaan terbesar untuk memerangi kemiskinan ekstrem di negara-negara berpendapatan rendah di seluruh dunia.

IDA memberikan pinjaman tanpa bunga atau berbunga rendah serta hibah kepada negara-negara untuk membiayai proyek dan program yang mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin di berbagai belahan dunia.

Sejak 1960, IDA telah menyalurkan lebih dari 632 miliar dolar AS untuk investasi di 115 negara.

Siklus pengisian kembali dana IDA22 akan secara resmi diluncurkan dalam Pertemuan Tinjauan Tengah Periode di Tashkent, Uzbekistan, pada Desember 2026.

Sementara itu, pertemuan final untuk penyampaian komitmen pendanaan diperkirakan berlangsung pada Desember 2027.

IDA22 akan menentukan besaran pembiayaan konsesional yang tersedia bagi 78 negara hingga 2031.

Adapun sejak IDA18, pertemuan pengisian kembali dana IDA dipimpin oleh dua ketua bersama yang terdiri atas seorang tokoh independen terkemuka yang memiliki pengetahuan memadai tentang bank pembangunan multilateral serta seorang perwakilan tingkat tinggi Bank Dunia yang ditunjuk oleh Presiden lembaga tersebut.

“Sri Mulyani merupakan salah satu tokoh paling berpengalaman di dunia dalam bidang pembiayaan pembangunan internasional,” tambah Bank Dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Nasional
55 Juta Warga Pantura Teran...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.