Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenpar Sebut Potensi Wisata Alam dan Kopi di Jayawijaya Luar Biasa

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 07:05 WIB | Oleh:
Kemenpar Sebut Potensi Wisata Alam dan Kopi di Jayawijaya Luar Biasa Doc: antara foto
Ket. Wakil Menteri (Wamen) Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati di Wamena, Jumat (7/8).

WAMENA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menilai wisata alam, budaya dan kopi yang ada di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan sangat luar biasa.

Wakil Menteri (Wamen) Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati di Wamena, Jumat (7/8) mengatakan potensi wisata di Papua Pegunungan khususnya Kabupaten Jayawijaya sangat luar biasa.

"Kami tadi bersama dengan pak Menteri Koperasi, bupati dan wakil bupati Jayawijaya mengunjungi desa (kampung) wisata di Kumukima dan melihat Mumi di desa wisata Aikima, dan sangat senang sekali dengan kunjungan perdana ini di Wamena," katanya.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan tahun ini menyelenggarakan konsep Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 sangat luar biasa karena selain ada atraksi budaya tetapi juga ada Wamena Coffee Festival dan Noken Street Fashion.

"Kami sangat senang sekali bisa hadir di sini dan menyaksikan persiapan dan penyelenggaraan FBLB ke-34 tahun 2026 dengan adanya atraksi budaya dan Wamena Coffee Festival dan Noken Street Fashion tahun 2026," ujarnya.

Dia menjelaskan potensi wisata alam, budaya dan kopi di Kabupaten Jayawijaya sangat luar biasa maka perlu didorong untuk menjadi pendapatan bagi daerah dan masyarakat

"Ada begitu besar potensi wisata utamanya kekayaan adat dan budaya yang ada di sini seperti di desa wisata Kumukima dan Aikima. Kami juga melihat potensi kopi di sini dan itu menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus dijahit bersama untuk meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan yang datang ke sini," katanya.

Dia berharap dengan kolaborasi bersama antara pemerintah daerah dan Kemenpar RI, ke depan jumlah wisatawan yang datang menyaksikan FBLB maupun potensi wisata alam, budaya di tempat ini semakin baik.

"Dengan kolaborasi bersama maka dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan mensejahterakan masyarakat asli di Jayawijaya maupun Papua Pegunungan secara umum dari sektor pariwisata maupun agrowisata," ujarnya.

Potensi agrowisata, kata dia di Jayawijaya ada kopi, nenas yang sangat luar biasa maka perlu dukungan penuh pemerintah daerah dan pusat untuk mendorong berbagai potensi ini menjadi daya tarif wisatawan ke daerah ini.

"Kami berharap ke depan sektor pariwisata dapat terus bertumbuh dengan kekuatan akar budaya yang ada di sini maka perlu dijaga dan dirawat baik," katanya.

Dia menilai FBLB menjadi daya Tarik Utama wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara datang ke sini sehingga keunikan dan keunggulan ini perlu dijaga dan dirawat bersama-sama.

"Kami ajak wisatawan dapat hadir di tempat ini untuk menyaksikan FBLB secara langsung sehingga memberikan semangat bagi masyarakat untuk dapat mempertahankan adat dan budaya yang dimiliki. Kami berharap FBLB terus masuk 10 besar Karisma Event Nusantara (KEN) dan dapat meningkatkan kualitasnya sehingga menarik wisatawan untuk datang ke tempat ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival
Olahraga
James Trafford, Kiper Terma...
Ekonomi
Pemerintah tunda penerapan ...
Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.