Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Pendaki Hilang di Lembah Tengkorak, Tim SAR Gerak Cepat Sisir Bukit Tunggul

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 17:58 WIB | Oleh:
Dua Pendaki Hilang di Lembah Tengkorak, Tim SAR Gerak Cepat Sisir Bukit Tunggul Doc: ANTARA/HO-Basarnas Bandung
Ket. Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap dua orang pendaki yang dinyatakan hilang di Lembah Tengkorak, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (17/10).

BANDUNG BARAT - Tim SAR gabungan masih mencari dua pendaki, ayah dan anak, yang hilang di jalur Lembah Tengkorak, Bukit Tunggul, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (16/10). Keduanya terakhir terlihat saat mendaki Rabu pagi dan belum kembali hingga kini. Pencarian dilakukan lewat penyisiran darat dan pemantauan udara dengan drone di medan terjal dan berhutan lebat.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan pihaknya langsung memberangkatkan tim rescue sejak Kamis malam untuk melakukan pencarian terhadap kedua pendaki.

“Kami menerima laporan dan segera mengerahkan personel untuk membantu pencarian di lokasi,” kata Ade di Bandung, Jumat.

Ade menyebut kedua korban yang dilaporkan hilang masing-masing bernama Deden Yudi (42) dan anaknya Zaizafan Dhiya (19).

Keduanya diketahui berangkat melakukan aktivitas pendakian sejak Rabu (15/10) pagi sekitar pukul 06.30 WIB dengan rencana perjalanan pulang-pergi di hari yang sama.

Namun hingga Kamis (16/10) malam, keduanya tidak kunjung kembali ke rumah, sehingga pihak keluarga dan pengelola basecamp Lembah Tengkorak melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

Ia mengatakan pencarian awal telah dilakukan oleh tim basecamp melalui jalur utama, namun belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Menurut dia, operasi SAR hari ini difokuskan pada dua jalur utama, yaitu jalur Bukit Tunggul dan jalur Lembah Tengkorak dengan melakukan penyisiran di sekitar posisi terakhir korban dengan radius hingga tiga kilometer.

“Tim akan mencari petunjuk awal berupa jejak kaki, barang bawaan, maupun tanda-tanda lain yang dapat mengarah pada posisi korban,” kata dia.

Selain penyisiran darat, tim SAR juga menggunakan metode observasi visual serta pemantauan udara dengan bantuan drone UAV untuk memperluas area pengamatan di wilayah berbukit dan hutan lebat yang sulit dijangkau.

“Kondisi medan cukup menantang dengan vegetasi rapat dan kontur curam, sehingga kami mengandalkan koordinasi antarpos dan pemantauan udara untuk mempercepat proses pencarian,” kata Ade.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Wali Kota Bandung Dorong So...
Megapolitan
Dukung Pelestarian Bahasa L...
Nasional
Komisi III DPR Berkunjung k...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.