Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Diimbau Jangan Panic Buying: Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

📅 Senin, 09 Mar 2026, 22:12 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Masyarakat Diimbau Jangan Panic Buying: Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun Doc: istimewa
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani (kanan)

JAKARTA— Perum Bulog memastikan ketersediaan stok pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng dalam kondisi sangat aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

 Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), termasuk dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global.

Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani di Jakarta menyampaikan per hari ini, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum Bulog mencapai 3,74 juta ton. Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang tengah berlangsung di semua daerah.

“Stok beras yang dikuasai Bulog saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya di Jakarta, Senin (9/3).

Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga. Hal ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan yang menetapkan alokasi bagi Bulog sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan.

Dengan kondisi tersebut, Bulog memastikan bahwa ketersediaan beras dan minyak goreng untuk masyarakat dalam kondisi aman dan terjamin hingga akhir tahun.

“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambah Ahmad Rizal Ramdhani.

Selain dua komoditas utama tersebut, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di pasaran.

Sehubungan dengan itu, masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” tutup Dirut Bulog.

Bulog bersama pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, termasuk melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.