Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sering Dengar Teriakan Minta Tolong: Kisah Tim Rescue Surabaya Selamatkan Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 21:55 WIB | Oleh:
Sering Dengar Teriakan Minta Tolong: Kisah  Tim Rescue Surabaya Selamatkan Korban  Ambruknya Ponpes Al-Khoziny Doc: Istimewa
Ket. Selain menghadapi situasi genting, tim juga mendengar teriakan minta tolong dari sekitar lima korban lain di sisi yang sulit dijangkau.

SURABAYA - Para personel Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya pada Rabu (15/10) menceritakan tekanan fisik dan mental yang dihadapi dalam mengevakuasi korban reruntuhan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Di hadapan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, tiga anggota tim, yakni Abdul Aziz dan Galang Ferbi, serta  Elvanio Santoso, memberikan kesaksian langsung mengenai  momen-momen genting saat berjuang di tengah puing-puing beton saat penyelamatan dua santri, Yusuf dan Haikal, yang menjadi fokus utama evakuasi.Elvanio Santoso menceritakan bahwa aksi penyelamatan dilakukan pada hari pertama, sekitar pukul 22.00 WIB. “Kami datang dari hari pertama, terdengar suara Yusuf. Dia bilang, 'Pak, ada lubang. Tangan saya kelihatan tidak,” cerita  ElvanioSetelah mendengar suara Yusuf, tim segera menemukan keberadaanya dan beruntung tidak tergencet. Akses jalan menuju Yusuf awalnya sangat kecil, hanya sebesar air mineral dan hanya bisa digunakan untuk menyuplai minum dan biskuit.Untuk menyelematkan Yusuf, tim harus memperbesar lubang evakuasi. Oleh karena itu, pihaknya harus berdiskusi dengan Basarnas dan mulai melakukan pengerjaan yang memakan waktu 4 hingga 5 jam lamannya. Elvanio bekerja nonstop dari pukul 22.00 malam hingga lewat pukul 02.00 dini hari hingga kehabisan tenaga.“Itu saya sudah kehabisan tenaga, akhirnya tugas akhir memotong rangka besi beton saya diserahkan teman saya, Abdul Aziz sampai akhirnya Yusuf berhasil dikeluarkan dengan selamat,” terang Neo biasa ia disapa.Neo mengakui bahwa tragedi Al-Khoziny adalah kejadian luar biasa pertama yang ia hadapi selama enam tahun bekerja di DPKP Kota Surabaya. “Yang pasti ini menjadi kebanggaan tersendiri bisa ikut berpartisipasi atau ikut terjun langsung, kita dapat menyelamatkan korban yang terjebak dalam reruntuhan,” ujarnya.Sementara itu, Abdul Aziz dan Galang Ferbi, yang bertugas pada hari kedua dan ketiga, memfokuskan upaya penyelamatan untuk membuka akses menuju santri bernama Haikal yang terjepit di reruntuhan.Tim mengeruk lubang masuk sedalam kurang lebih 5 meter.Saat aksi penyelamatan, tekanan mental tim serasa diuji. Pasalnya, selain menghadapi situasi genting saat mengarahkan Haikal, mereka juga mendengar teriakan minta tolong dari sekitar lima korban lain di sisi yang sulit dijangkau.“Akhinya, kita mencoba menguatkan dan menenangkan para santri bahwa mereka akan segera diselamatkan,” ujar Aziz menceritakan upayanya menenangkan para santri.Evakuasi Haikal sulit karena posisinya terhimpit beton, hanya tangan kanannya yang bisa bergerak. Setelah membobol tanah sejauh 2 meter, sekitar pukul 12.00 siang Haikal mulai berteriak dan mengigau, “sudah jangan mainan itu. Haikal tidak bisa bernapas”.“Mendengar teriakan tersebut, kita langsung melakukan koordinasi dengan tim pendamping dan berinisiatif memberikan suplai oksigen dan minum. Setelah mendapat suplai oksigen, Haikal akhirnya lebih tenang dan evakuasi bisa dilanjutkan,” imbuhnya.Proses evakuasi Haikal terus berlanjut bersama Basarnas hingga akhirnya bisa dikeluarkan dari reruntuhan beton yang menghimpitnya.Mendengar kisah para personel DPKP mengenai penyelamatan santri Al-Khoziny, Wali Kota Eri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberanian dan ketulusan tim rescue Kota Pahlawan.“Saya bangga betul, karena tim penyelamatan Kota Surabaya berbuat  kebaikan tanpa pamrih untuk menolong sesamannya,” kata Wali Kota Eri, usai melakukan kunjungan ke Kantor DPKP.Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota Eri akan memberikan penghargaan untuk personel DPKP pada momen Hari Pahlawan, 10 November mendatang.“Kedua, kami juga akan memperbaiki dan melengkapi alat kebugaran di kantor DPKP, karena untuk menyelamatkan para personel ini harus sehat,” pungkasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Kabut Asap Dampak Kebakaran Belum Ganggu Bandara Singkawang

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kabut Asap Dampak Kebakaran...
Nasional
Perlu Segera Menghitung Ket...

Sepanjang Juni Lalu Ekonomi Bali Tumbuh Lumayan

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sepanjang Juni Lalu Ekonomi...

Perum Bulog Singkawang Serap 7.862,97 Ton Gabah Petani

31 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Perum Bulog Singkawang Sera...
Daerah
BPBD: Pohon Tumbang Menimpa...
Nasional
Pangdam Merdeka Tuntut Bint...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.