Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kiat Beri Dukungan untuk Kehamilan yang Aman Secara Emosional

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 07:39 WIB | Oleh:
Kiat Beri Dukungan untuk Kehamilan yang Aman Secara Emosional Doc: ANTARA/HO-Pexels/Andre Furtado
Ket. Ilustrasi wanita hamil.

JAKARTA - Kehamilan sering kali digambarkan sebagai masa penuh kegembiraan, penantian, dan awal yang baru, namun meski kehamilan bisa menjadi perjalanan yang indah, kehamilan juga merupakan masa perubahan fisik, emosional , dan psikologis yang sangat besar.

Ditulis laman Hindustan Times, Minggu (18/5), Konsultan Senior – Departemen Ginekologi di Cloudnine Group of Hospitals di Malad, Dr. Meghna D Sarviya mengatakan dalam periode perubahan ini, dukungan emosional tidak hanya menjadi hal yang berharga, tetapi juga penting.

"Kesejahteraan emosional dapat memengaruhi tidak hanya kesehatan ibu tetapi juga perkembangan dan hasil kehamilan. Ketika seorang wanita hamil merasa didukung secara emosional, dia lebih siap untuk menghadapi ketidakpastian, stres, dan kegembiraan dalam babak yang unik ini," katanya.

Dukungan emosional adalah tindakan hadir, mendengarkan tanpa menghakimi, memvalidasi perasaan, dan menawarkan kepastian.

Meghan mengatakan perubahan hormon, ketidaknyamanan fisik, kekhawatiran tentang persalinan atau pengasuhan anak, dan bahkan tekanan sosial dapat menyebabkan naik turunnya emosi.

Emosi kegembiraan, ketakutan, kebingungan, harapan, kerentanan, dan kebahagiaan seringkali terjadi secara bersamaan.

Dalam beberapa kasus, ibu hamil juga mungkin mengalami kecemasan tentang kesehatan bayi, kekhawatiran tentang citra tubuh, takut melahirkan, rasa bersalah atau sedih karena tidak merasa cukup bersemangat, stres yang berhubungan dengan tanggung jawab keuangan atau pekerjaan dan kesepian, terutama jika jauh dari keluarga atau kurangnya dukungan.

Dukungan emosional dapat mengurangi risiko kecemasan, depresi, dan gangguan suasana hati prenatal/pascapersalinan yang meningkatkan kesehatan mental, kesejahteraan emosional juga berdampak positif pada tekanan darah, kekebalan tubuh, dan bahkan hasil kelahiran.

Seorang ibu yang mendapat dukungan lebih mungkin untuk terhubung sejak dini dengan bayinya dan menikmati proses menjadi orang tua. Dengan jaring pengaman berupa kepedulian dan empati, wanita merasa lebih berdaya menghadapi tantangan dan membuat pilihan yang tepat.

Dr. Meghna D Sarviya merekomendasikan kiat-kiat berikut tentang bagaimana kita semua dapat berkontribusi untuk membuat kehamilan lebih aman secara emosional:

1. Bertanya, jangan berasumsi

Alih-alih memberi tahu wanita hamil bagaimana seharusnya perasaannya, tanyakan padanya apa yang sebenarnya ia rasakan.

2. Dengarkan tanpa menghakimi

Wanita hamil tidak membutuhkan kesempurnaan—mereka membutuhkan kehadiran.

3. Bersabarlah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.