Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Oposisi Berupaya Gulingkan Partai Berkuasa

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Oposisi Berupaya Gulingkan Partai Berkuasa Doc: AFP/JIJI PRESS
Ket. Yuichiro Tamaki

TOKYO - Partai-partai oposisi utama Jepang mengadakan diskusi berisiko tinggi pada Selasa (14/10) dengan tujuan untuk menemukan kandidat alternatif untuk perdana menteri dan menggulingkan partai yang berkuasa dari kekuasaan.

Pembicaraan itu terjadi setelah koalisi yang berkuasa runtuh pekan lalu, yang membahayakan upaya Sanae Takaichi untuk menjadi perdana menteri perempuan pertama negara itu .

Jepang berada dalam ketidakpastian politik mengenai apakah blok oposisi akan bersatu setelah mitra juniornya Komeito keluar dari aliansinya selama 26 tahun dengan Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa.

Sebuah serikat pekerja akan memberikan kelompok oposisi cukup suara untuk menunjuk seorang perdana menteri dan memblokir Takaichi, yang terpilih sebagai presiden LDP lebih dari sepekan yang lalu, tetapi masih membutuhkan persetujuan anggota parlemen untuk menjadi perdana menteri.

Yuichiro Tamaki, presiden Partai Demokratik untuk Rakyat (DPP) yang adalah kelompok oposisi terbesar ketiga di majelis rendah, mengatakan sekretaris jenderal dari tiga partai oposisi utama akan bertemu Selasa malam untuk menjajaki kemungkinan penyatuan.

Namun, ia mengingatkan bahwa kebijakan mereka berbeda secara signifikan di bidang-bidang penting, termasuk pertahanan nasional dan penggunaan energi nuklir.

"Jika kita bersatu dalam pemerintahan koalisi, penyelarasan kebijakan fundamental akan sangat penting," ujar Tamaki dalam konferensi pers setelah pekan lalu ia mengatakan bersedia mencalonkan diri sebagai perdana menteri. "Jika tidak ada keselarasan, pemerintahan akan tidak stabil," imbuh dia.

Sekretaris jenderal DPP juga diperkirakan akan bertemu dengan mitranya dari LDP dan mantan mitranya Komeito.

Kesempatan Langka

LDP menunjuk Takaichi sebagai pemimpin barunya awal bulan ini, yang tampaknya menempatkannya di jalur yang tepat untuk naik ke jabatan perdana menteri. Meskipun ia masih bisa menang jika partai-partai oposisi gagal menyetujui kandidat alternatif, keluarnya Komeito dari koalisi karena skandal dana gelap dalam LDP, telah menenggelamkan Jepang ke dalam krisis politik baru.

LDP saat ini masih menguasai lebih dari 40 persen dari 465 kursi majelis rendah yang kuat, tetapi tidak memiliki mayoritas yang dibutuhkan untuk menunjuk perdana menteri sendiri.

Partai oposisi terbesar, Partai Demokrat Konstitusional Jepang (CDP), mengatakan pihaknya bersedia menunjuk Tamaki atau pemimpin partai oposisi lain sebagai perdana menteri untuk mendepak LDP dari kekuasaan.

Yoshihiko Noda, ketua CDP, mengatakan bahwa ini adalah kesempatan sekali dalam satu dekade untuk pergantian pemerintahan. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

16 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
WTP Kesembilan Kali untuk P...

Kabar Gembira bagi Warga, Jembatan Senen Kembali Beroperasi

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...

Ribuan Lowongan Kerja Terbuka di Jakarta

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ribuan Lowongan Kerja Terbu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.