Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kawasan Mangrove Pulau Biawak Hancur karena Pengerukan Pasir

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 13:08 WIB | Oleh:
Kawasan Mangrove Pulau Biawak Hancur karena Pengerukan Pasir Doc: ist
Ket. menanam mangrove

JAKARTA – Pengerukan pasir telah menghancurkan kawasan mangrove. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu berupaya memulihkan kawasan mangrove akibat pengerukan pasir laut di Gudus Lempeng, Pulau Biawak, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. “Pemulihan ekologis ini akan segera dilakukan,” kata Lurah Pulau Pari, Muhammad Adriansyah di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan kerusakan ekologis di Pulau Biawak berawal dari aktivitas pembangunan dari reklamasi di Gudus Lempeng pada 17 Januari 2025 lalu yang menyebabkan dua puluh ribu tanaman mangrove habis tercabut.

Setelah dilakukan pengawasan, pembangunan wisata dan resort ini belum memenuhi izin dan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan, sehingga akhirnya dilakukan pemberhentian oleh pemerintah daerah bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI pada akhir Januari 2025. Adriansyah menilai pembangunan wisata dan resort ini membuat resah masyarakat dan juga merusak ekologis lingkungan serta mengganggu aktivitas para nelayan dalam mencari nafkah.

Kemudian pada 23 Agustus 2025, Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq mengunjungi Gudus Lempang di Pulau Biawak dan melakukan penyegelan. Kementerian LH juga memasang plang pemantauan, agar pihak pengelola Pulau Biawak segera menyelesaikan perizinan terkait pembangunan yang sedang berjalan.

Menurut dia, usai penyegelan dan pemasangan plang pemantauan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, bersama pihak pusat, komunitas dan masyarakat melakukan penanaman pohon mangrove dan terumbu karang kembali.

Namun, pada 29 Agustus 2025. Kementerian Lingkungan Hidup an Kementerian Kelautan & Perikanan RI mencabut plang yang ada di Gudus Lempeng karena izin sudah diurus oleh pihak pengelola Pulau Biawak dan kegiatan yang mereka lakukan sudah legal.

"Kami berharap pengelola Pulau Biawak tetap menjaga ekologis lingkungan di kawasan tersebut, serta mengajak warga untuk tetap tenang dan bersama-sama menunggu keputusan hasil yang akan dilakukan pihak pengelola," kata Adriansyah.

Sementara itu, Kasi Peran Serta Masyarakat Sudin LH Kepulauan Seribu, Riza Lestari Ningsih menegaskan terkait perizinan pembangunan ini telah menjadi wewenang dan keputusan pemerintah pusat. “Pemerintah daerah hanya bertugas melakukan pengawasan,” kata dia.

Cegah DBD

Sementara itu, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, melakukan serangkaian langkah pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dangue (DBD) di Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kabupaten Kepulauan Seribu, menyusul laporan warga yang terjangkit penyakit tersebut.

“Kami ambil langkah cepat yang dilakukan berupa kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) massal, fogging atau pengasapan dan kerja bakti, yang melibatkan semua unsur terkait, seperti Puskesmas, kader Jumantik, kader PKK, RT/RW dan lainnya,” kata Lurah Pulau Untung Jawa Sidartawan di Jakarta.

Dia memaparkan pihak Kelurahan Pulau Untung Jawa bersama puskesmas setempat melakukan sejumlah kegiatan untuk menekan penyebaran DBD, salah satunya melalui PSN massal selama tiga hari berturut-turut. Dia juga melakukan pengawasan kepada setiap warga serta melakukan penyelidikan epidemiologi di Pulau Onrust untuk mencegah penyebaran dari pekerja yang terjangkit DBD.

Namun berdasarkan hasil investigasi, tidak ada penderita DBD di Pulau Onrust, dan pihak kelurahan, bekerja sama dengan Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu memberikan peningkatan kapasitas keterampilan kader Jumantik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.