Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trio Ilmuwan AS-Jepang Raih Hadiah Nobel Kedokteran 2025

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 10:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trio Ilmuwan AS-Jepang Raih Hadiah Nobel Kedokteran 2025 Doc: AFP
Ket. (kiri-kanan) Potret Mary E. Brunkow, Fred Ramsdell, dan Shimon Sakaguchi ditampilkan dalam konferensi pers pengumuman pemenang Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran 2025 di Institut Karolinska di Stockholm, Swedia, pada 6 Oktober 2025

STOCKHOLM - Ilmuwan Amerika Mary Brunkow dan Fred Ramsdell serta Shimon Sakaguchi dari Jepang memenangkan Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran 2025 pada Senin (6/10) atas penemuan mereka dalam toleransi imun perifer, yang menciptakan peluang bagi kemungkinan penyakit autoimun baru dan pengobatan kanker.

Penghargaan tahun ini "berkaitan dengan bagaimana kita menjaga sistem imun tetap terkendali sehingga kita dapat melawan semua mikroba yang dapat dibayangkan dan tetap terhindar dari penyakit autoimun", kata Marie Wahren-Herlenius, seorang profesor reumatologi di Institut Karolinska.

Sakaguchi mengatakan kepada wartawan di luar laboratorium universitasnya, "Saya merasa ini adalah suatu kehormatan yang luar biasa", kantor berita Kyodo melaporkan.

Sel T: "Penjaga Keamanan" Sistem Kekebalan Tubuh

Pemenang di bidang kedokteran dipilih oleh Majelis Nobel dari universitas kedokteran Institut Karolinska Swedia dan menerima hadiah sejumlah 11 juta mahkota Swedia (US$1,2 juta), serta medali emas yang dipersembahkan oleh raja Swedia.

Brunkow adalah manajer program senior di Institute for Systems Biology di Seattle, sementara Ramsdell adalah penasihat ilmiah di Sonoma Biotherapeutics di San Francisco, yang ia dirikan bersama. Sakaguchi adalah seorang profesor di Universitas Osaka di Jepang.

"Penemuan mereka telah meletakkan dasar bagi bidang penelitian baru dan memacu pengembangan pengobatan baru, misalnya untuk kanker dan penyakit autoimun," kata lembaga pemberi penghargaan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Para pemenang penghargaan mengidentifikasi apa yang disebut sel T regulator, yang bertindak sebagai penjaga keamanan sistem imun yang mencegah sel imun menyerang tubuh kita sendiri, tambahnya.

Setelah mengumumkan para pemenang, Thomas Perlmann dari lembaga tersebut mengatakan ia hanya dapat menyampaikan berita tersebut kepada satu dari tiga orang, dengan menghubungi Sakaguchi melalui telepon di labnya.

"Dia terdengar sangat bersyukur, mengungkapkan bahwa itu merupakan suatu kehormatan yang fantastis dan dia sangat terpukau dengan berita itu," tambah Perlmann.

Hadiah Nobel

Hadiah Nobel ditetapkan atas kehendak Alfred Nobel, penemu dinamit asal Swedia dan seorang pengusaha kaya. Penghargaan ini telah diberikan sejak tahun 1901 atas kontribusi luar biasa di bidang sains, sastra, dan perdamaian, dengan beberapa kali pemberian, terutama selama Perang Dunia.

Hadiah ekonomi ditambahkan kemudian dan didanai oleh bank sentral Swedia, Riksbank.

Para pemenang dipilih oleh komite ahli dari berbagai lembaga. Semua hadiah diberikan di Stockholm, kecuali Hadiah Perdamaian, yang diberikan di Oslo — kemungkinan merupakan warisan persatuan politik antara Swedia dan Norwegia semasa hidup Nobel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
BPOM Bersama Universitas Ha...
Luar Negeri
Sejumlah Warga Terluka dala...
Megapolitan
CFD Rasuna Said Jadi Venue ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.