Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kadin Ingatkan: SDM Hebat dan Teknologi Canggih Jadi Duo Sakti Transisi Energi Nasional!

📅 Senin, 06 Okt 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kadin Ingatkan: SDM Hebat dan Teknologi Canggih Jadi Duo Sakti Transisi Energi Nasional! Doc: afp
Ket. Optimalisasi EBT - SDM Unggul dan Transfer Teknologi Penentu Transisi Energi

JAKARTA – Transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi dua elemen krusial dalam mendorong keberhasilan transisi energi. Tanpa penguasaan teknologi, upaya beralih ke energi bersih hanya akan bergantung pada impor dan tidak berkelanjutan.

Di sisi lain, SDM yang terampil memastikan setiap inovasi bisa diterapkan secara efisien dan adaptif terhadap kondisi lokal. Transisi energi bukan cuma soal infrastruktur, melainkan juga soal kemampuan manusia untuk mengelola, mengoperasikan, dan mengembangkan teknologi itu sendiri. Dengan kombinasi keduanya, Indonesia bisa membangun ekosistem energi hijau yang mandiri dan kompetitif di tingkat global.

“Sebenarnya yang kami butuhkan bukan hanya uang. Kami bisa usahakan itu. Tapi yang lebih penting adalah keterampilan, teknologi dan kolaborasi,” ujar Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (5/10).

Menurut Anin, perubahan iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan, namun juga menyentuh langsung aspek keseharian masyarakat, seperti rantai pasok pangan, ketersediaan air, hingga energi. “Itu sebabnya, ketika kami berkomitmen untuk mencapai net zero pada 2060, kami sebenarnya ingin mencapainya lebih cepat, tentu dengan bantuan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta,” kata Anin.

Lebih lanjut, dirinya juga menyoroti potensi besar Indonesia dalam mendukung agenda dekarbonisasi global, baik dari sisi sumber daya alam maupun energi terbarukan. Di bawah tanah, Indonesia menyimpan cadangan besar mineral kritis seperti nikel dan tembaga. Sementara di atas permukaan, Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar.

“Tiga bulan lalu, Indonesia mempublikasikan target pembangkitan listrik sebesar 103 gigawatt, dan 75 persennya berasal dari energi terbarukan. Ini signifikan, karena kapasitas eksisting kita saat ini baru sekitar 75 gigawatt,” kata Anin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
KM Mutiara Sentosa II Menga...

Pemerintah Evaluasi Operator KMP Mutiara Santosa II Usai Kebakaran

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

32 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

35 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

50 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Luar Negeri
Ceuta Spanyol Hadapi Gelomb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.