Wagub: Pemprov DKI Siap Dukung Industri Perfilman
📅 Rabu, 01 Okt 2025, 13:55 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Mochamad Tresna Suheryanto
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, Selasa (30/9), menghadiri press conference Jakarta Film Week (JFW) di CGV Cinema FX Sudirman Jalan Jenderal Sudirman, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat.Dalam kesempatan ini, Rano kembali menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalammendukung kemajuan industri perfilman.
"Jakarta tahun 2027 berusia 500 tahun dan mudah-mudahan Jakarta Film Week ini lebih meningkat lagi standarnya. Insyaallah kita siap untuk mem-back up," ujar dia.
Dilanjutkan Wagub Rano, upaya meningkatkan kualitas JFW ini tidak lepas dari rencana pembangunan Jakarta sebagai kota sinema. Hal itu, menurut Wagub Rano, sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas kota sesuai persyaratan menjadi top kota global.
Dijelaskan Wagub Rano, berdasar pembahasannya bersama Gubernur Pramono Anung, terkait salah satu syarat kota global yakni aspek budaya yang menyumbang 15 persen dari unsur penilaian, adalah melalui penguatan industri film dan menjadikan Jakarta sebagai kota sinema dunia.
Karena itu, pada Mei 2025 lalu, Jakarta hadir dan berpartisipasi membuka booth dalam kegiatan Festival Film Cannes di Perancis, sebagai upaya memperkenalkan potensi perfilman Jakarta ke dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Wagub Rano juga mengaku telah mengutus tim untuk menghadiri Busan International Film Festival (BIFF) di Korea Selatan, September ini. Diakuinya, semua itu adalah bagian dari meningkatkan industri perfilman dan menyusun konsep Jakarta Film Commission sebagai salah satu instrumen penopang.
"Kalau memang ingin maju dunia perfilman, harus ada sebuah lembaga yang disebut Film Commission. Nah inilah sedang kita jajaki," ucap dia.
Kembali ke JFW, Wagub Rano mengatakan, bahwa salah satu kategori yakni Jakarta Fund yang melombakan film pendek sebagai wadah kreasi bagi sineas muda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dicontohkannya, figur industri film dunia seperti Steven Spielberg dan George Lucas, berawal dari festival film pendek di JFW
"Kita tidak pernah menyangka ada potensi yang tidak kita duga akan tampil dari sebuah festival," ungkap dia.
Festival Director of Jakarta Film Week, Rina Damayanti, menjelaskan bahwa tahun ini merupakan kali kelima kegiatan digelar. Kegiatan direncanakan berlangsung mulai 22 hingga 26 Oktober mendatang dengan mengusung tema Reignite.
Pada tahun ini tercatat ada 1.154 film dari 99 negara mengajukan kepesertaan di JFW 2025. Diakuinya, selain menjadi hub kreativitas sinema, keberadaan JFW juga sejalan visi kota global yang membuka kesempatan berkarya dan bereksperimen bagi sineasdengan panggung yang disoroti internasional.
Seperti tahun sebelumnya, JFW 2025 juga akan menyertakan program pemutaran film. Pada tahun ini, pemutaran akan dilaksanakan di CGV FX Sudirman, CGV Grand Indonesia, Taman Ismail Marzuki, Mercure Hotel Cikini dan Galeri Indonesia Karya.
"Untuk film opening, The Fox King, karya kolaborasi antara Malaysia dan Indonesia. Lalu film closing, Dopamin karya Teddy Soeria Atmadja," pungkas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!