Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BP Tapera: Program Rumah Subsidi Banyak Diminati Warga

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 13:43 WIB | Oleh:
BP Tapera: Program Rumah Subsidi Banyak Diminati Warga Doc: RRI/Sugandi
Ket. Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, dalam acara akad massal 26 ribu unit rumah bersubsidi di Pesona Kahuripan, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9)

BOGOR - Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) banyak diminati oleh masyarakat. Rumah bersubsidi memberikan kemudahan pembiayaan bagi masyarakat terutama berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah.

"FLPP merupakan salah satu program pemerintah yang diminati masyarakat. Dengan kemudahan fasilitas uang muka 1 persen, kemudahan bunga tetap 5 persen sampai lunas," kata Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, dalam acara akad massal 26.000 unit rumah bersubsidi di Pesona Kahuripan, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9).

Pertimbangan lainnya, tenor cicilan hingga mencapai 20 tahun sehingga meringankan beban pengeluaran masyarakat.

"Tenor cicilan panjang hingga 20 tahun angsuran termasuk jiwa, kebakaran dan kredit," ujar dia.

Adapun terkait akad massal KPR, Heru menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan komitmen pemerintah dalam mewujudkan program prioritas 3 juta unit rumah. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo karena telah menambah kuota dari semula 220 ribu unit menjadi 350 ribu unit pada 2025.

Lebih lanjut Heru menjelaskan bahwa Tapera telah menyalurkan 200 ribu hingga 220 ribu unit rumah pada 2024, sedangkan untuk tahun 2025 kuota naik menjadi 350 ribu unit. Menurut dia, kenaikan tersebut terbesar dalam penyaluran KPR FLPP di Tanah Air.

"Ini karpet merah di sektor perumahan, khususnya dalam pendirian rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kenaikan ini adalah kenaikan terbesar KPR FLPP, penambahan kouta ini tentu memperluas kesempatan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah layak huni dengan harga terjangkau," kata dia.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengatakan, rumah yang akadkan melebihi target. Awalnya, ia menargetkan 25.000 KPR FLPP, namun kerja sama dengan berbagai pihak termasuk perbankan, melebihi target.

"Bapak Presiden, waktu kami mengundang bapak hadir, kami menjanjikan bapak akan menghadiri 25 ribu akad rumah subsidi. Jadi, saya mohon maaf karena saya tidak menepati janji, karena hari ini Tapera, semua bank penyalur menyiapkan untuk bapak resmikan 26 ribu akad," kata Menteri Ara - sapaan akrab Maruarar.

Tapera mencatat penyaluran KPR Subsidi telah mencapai 183.058 unit rumah atau 52,3 persen dari target 350 ribu unit. Data tersebut hingga 28 September 2025 dan nilai realisasi pembelian mencapai Rp22,72 triliun.

Selanjutnya, disalurkan melalui 38 bank penyalur. Dikerjakan oleh 7.382 pengembang yang tersebar di 11.488 lokasi perumahan di 33 provinsi dan 394 kabupaten/kota. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.